
Ilustrasi pencabulan
JawaPos.com – Pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Kabupaten Pati, Ashari disebut telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap puluhan santri. Namun, hingga kini ia belum ditahan pihak kepolisian.
Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengungkapkan bahwa surat penetapan tersangka telah dikirim kepada pihak korban pada 28 April lalu. Meski status hukum pelaku sudah jelas, ia menyayangkan belum adanya langkah tegas berupa penahanan dari aparat penegak hukum.
Ali menilai kondisi ini berpotensi menghambat proses hukum dan menimbulkan kekhawatiran tersangka masih bebas berkeliaran. Ia pun mendesak agar kepolisian segera mengambil tindakan tegas.
“Banyak kasus tersangka tidak ditahan dan masih berkeliaran. Kami dorong minggu ini atau paling lambat minggu depan harus ditahan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (4/5).
Ia bahkan mengancam akan melayangkan surat ke Polda, Propam, hingga Itwasda, serta menggelar aksi unjuk rasa apabila penahanan tidak segera dilakukan.
Di sisi lain, dalam proses pengungkapan kasus ini, Ali juga mengaku sempat mendapat tawaran uang damai dari pihak yang diduga terkait dengan tersangka. Penawaran tersebut disebut mencapai Rp 300 juta hingga Rp 400 juta, namun seluruhnya ditolak.
“Saya tolak semua karena itu bukan hak saya dan merupakan uang haram. Saya ingin kasus ini terbuka agar tidak ada korban lain,” ujarnya.
Kasus ini mencuat setelah dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di sebuah pondok pesantren di Pati terungkap. Meski baru delapan korban yang resmi melapor, jumlah korban disebut bisa mencapai 30 hingga 50 orang.
Sebagian besar korban diduga masih enggan melapor karena takut kualat, setelah pelaku disebut menanamkan doktrin ketaatan mutlak kepada santri selama menjalankan aksinya sejak 2024.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
