
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan bagi ASN korban kebakaran Gedung Negara Grahadi, Senin (8/9). (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan ganti rugi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdampak insiden terbakarnya Gedung Negara Grahadi pada akhir Agustus lalu.
Bantuan tersebut diserahkan dalam apel pagi bersama ASN di lingkungan Pemprov Jatim di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jalan Johar, Bubutan, Surabaya pada Senin (8/9).
“Jadi yang terkonfirmasi Erwin, memang ada bangkai motornya. Saya minta didata, ternyata banyak. Ada juga Pak Wahyu, itu tabungannya untuk 40 hari Ibunya juga terbakar,” ujar Khofifah, Senin (8/9).
Total ada 3 ASN yang menjadi korban kerusuhan. Mereka adalah staf Biro Administrasi Pimpinan, Erwin Sugiarta; staf Biro Umum, Doni; serta staf Biro Umum, Wahyu.
Erwin sendiri sepeda motornya menjadi sasaran pembakaran massa demo di depan Grahadi pada 29 Agustus lalu.
Sementara Wahyu kehilangan tabungan yang rencananya digunakan untuk tahlilan 40 hari ibunya.
Masing-masing menerima bantuan ganti rugi dengan nominal berbeda. "Kami menyerahkan bantuan kepada Erwin sejumlah Rp 20 juta, Doni staf Biro Umum Rp 10 juta, dan Wahyu staf Biro Umum Rp 5,5 juta," imbuhnya.
Selain menyalurkan bantuan ganti rugi, Khofifah menjelaskan apel kali ini digelar sebagai penanda berakhirnya sistem flexible working arrangement untuk ASN setelah unjuk rasa masyarakat yang terjadi akhir Agustus lalu.
“Hari ini kita memulai kembali kerja full time sesuai penugasan di masing-masing institusi dimana saudara bertugas. Kalau kemarin ada flexible working arrangement, sekarang kembali bekerja seperti normalnya,” tutur Khofifah.
Sebelumnya, Pusat Kota Surabaya pada Sabtu (30/8), berubah menjadi malam mencekam saat aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi ricuh. Sisi barat bangunan tersebut pun habis terbakar.
Setelah membakar sisi barat Gedung Negara Grahadi, oknum massa menyasar Markas Polsek Tegalsari. Kobaran api disertai asap hitam pekat pun membumbung tinggi di sekitar lokasi.
Dalam hitungan jam, kedua bangunan cagar budaya di Kota Surabaya, ludes terbakar. Porak poranda.
Sisa bangunan, seperti genteng, kayu, dan barang-barang lain pun berubah menjadi abu dan arang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
