Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 20.35 WIB

Perairan Utara Gresik Dilanda Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi, Dua Kapal Rute Gresik-Bawean Stop Beroperasi Sementara

Kapal Express Bahari di pelabuhan gresik berhenti beroperasi sementara, imbas cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Utara Gresik. (Galih Wicaksono/Jawa Pos) - Image

Kapal Express Bahari di pelabuhan gresik berhenti beroperasi sementara, imbas cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Utara Gresik. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)

JawaPos.com - Angin kencang ditambah gelombang tinggi yang melanda perairan utara Kabupaten Gresik belakangan ini berdampak pada operasional kapal cepat Gresik - Bawean. Dua kapal Express Bahari dipastikan tidak berlayar untuk sementara waktu.

Kepala KSOP Kelas II Gresik Capt Herbert EP Marpaung mengatakan, penundaan operasi kapal dilakukan demi keselamatan pelayaran.

Sebab tinggi gelombang di perairan Gresik - Bawean mencapai 2 meter. “Pelayaran ditunda hingga kondisi cuaca membaik dan aman sesuai rekomendasi BMKG,” ucapnya.

Dengan adanya kondisi ini, masyarakat yang berencana melakukan perjalanan laut menuju Bawean diminta menunda keberangkatan dan mengikuti perkembangan informasi terbaru.

Pihak operator pelayaran akan kembali membuka layanan jika situasi cuaca dinyatakan aman.

Waspada Angin Kencang di Jawa Timur 2-4 September

Sementara itu BMKG Kelas I Juanda mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang di wilayah Jawa Timur pada periode 2–4 September 2025.

Kepala Stasiun BMKG Juanda Taufiq Hermawan menjelaskan bahwa berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, terdapat sistem tekanan rendah 1.009 mb di barat Pulau Sumatera.

Sistem ini menarik massa udara dari wilayah timur menuju pusat tekanan rendah, sehingga memicu peningkatan kecepatan angin di Jawa Timur.

“Angin kencang ini berpotensi terjadi terutama pada siang hingga malam hari, dan dapat berdampak pada aktivitas masyarakat. Termasuk meningkatkan potensi pohon tumbang, kerusakan ringan pada bangunan, hingga gangguan transportasi,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

BMKG Juanda mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama di daerah pesisir dan wilayah terbuka yang lebih rawan terdampak.

“Masyarakat sebaiknya tidak berteduh di bawah pohon saat cuaca berangin, mengamankan barang-barang yang mudah terbang, serta menjauhi baliho atau papan reklame yang berpotensi roboh,” pungkasnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore