Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22.47 WIB

Jalan A Yani Surabaya Lumpuh, Mahasiswa Desak Reformasi Polri di Depan Mapolda Jatim

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jawa Timur, Sabtu (30/8).  (Juliana Christy/ Jawa Pos) - Image

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jawa Timur, Sabtu (30/8). (Juliana Christy/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Jawa Timur, Sabtu (30/8). Gelombang massa yang datang sejak pukul 10.30 WIB itu membuat arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani lumpuh total.

Aksi ini dipicu oleh tragedi meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas setelah tertabrak mobil taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta. Kejadian itu memantik kemarahan mahasiswa sekaligus dorongan untuk mendesak reformasi menyeluruh di tubuh kepolisian.

Massa aksi berasal dari sejumlah kampus, seperti UIN Sunan Ampel, Unesa, Untag, Universitas Wijaya Kusuma, hingga Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Mereka bergerak dari berbagai titik kumpul menuju Mapolda Jatim, membawa spanduk, poster, serta menyuarakan orasi.
Sesampainya di lokasi, gerbang Mapolda telah tertutup rapat dengan penjagaan aparat. Meski begitu, mahasiswa tetap bertahan di jalan dan menyampaikan aspirasi mereka.

Dalam aksinya, mahasiswa menegaskan tujuh tuntutan utama, yakni:

* Menghentikan tindakan represif terhadap massa aksi,
* Mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan,
* Membebaskan mahasiswa yang ditahan,
* Melakukan reformasi total institusi Polri,
* Mendorong demiliterisasi kepolisian,
* Menjamin transparansi dalam penanganan perkara pidana,
* Mengusut tragedi Kanjuruhan.

Dari atas mobil komando, salah satu orator dari BEM Universitas Muhammadiyah Surabaya menyatakan, “Kami menuntut Polri berhenti bersikap represif. Reformasi kepolisian harus benar-benar dijalankan, bukan hanya sekadar jargon. Tragedi yang menelan korban jiwa, termasuk Affan Kurniawan, harus diusut sampai tuntas.”

Aksi besar ini menyebabkan Jalan Ahmad Yani ditutup sementara dan kendaraan dialihkan ke jalur lain. Polisi pun mengimbau warga untuk menghindari kawasan tersebut agar tidak terjebak kemacetan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore