Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13.35 WIB

Surabaya Mulai Program Imunisasi Anak Sekolah 2025, Ini Sasaran dan Jenis Vaksinnya

Ilustrasi pelaksanaan imunisasi. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi pelaksanaan imunisasi. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya membagi pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) ke dalam dua tahap. Tahap pertama mulai diselenggarakan Agustus 2025.

"Tahap pertama fokus pada imunisasi Campak-Rubella (MR) dan Human Papilloma Virus (HPV). Sementara tahap kedua pada November 2025 untuk imunisasi Difteri-Tetanus (DT) dan Td," ujar Kadinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina, Jumat (8/8).

Nanik mengatakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah menyasar siswa SD dan SMP. Tujuannya adalah memberikan perlindungan kesehatan optimal bagi anak usia sekolah melalui imunisasi gratis.

"Program BIAS adalah agenda rutin yang sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak Surabaya terlindungi dari penyakit menular, yang dapat dicegah melalui pelaksanaan imunisasi," sambung Nanik.

Adapun jenis imunisasi yang diberikan disesuaikan dengan tingkatan kelas siswa. Siswa kelas 1 SD/MI/sederajat imunisasi Campak-Rubella (MR) dan Difteri-Tetanus (DT). Siswa kelas 2 dan 5 SD/MI/sederajat imunisasi Tetanus-Difteri (Td). Sedangkan siswa perempuan kelas 5 SD dan 9 SMP/MTs/sederajat imunisasi Human Papilloma Virus (HPV).

Imunisasi dilaksanakan di seluruh sekolah yang menjadi sasaran. Yakni SD, MI, SMP, dan MTs di Kota Surabaya. Tim Puskesmas setempat akan mendatangi sekolah-sekolah sesuai jadwal.

"Pemberitahuan resmi mengenai jadwal akan disampaikan oleh pihak sekolah kepada orang tua atau wali murid jauh hari sebelumnya. Tidak ada persyaratan khusus dan imunisasi diberikan secara gratis," imbuh Nanik.

Anak hanya perlu didampingi orang tua atau wali saat melakukan imunisasi. Anak juga disarankan membawa buku atau kartu catatan imunisasi untuk memudahkan pencatatan oleh tim Puskesmas.

Bagi anak yang sakit pada hari pelaksanaan, Nanik memastikan bahwa mereka tidak perlu khawatir.  Anak yang sakit akan dijadwalkan ulang untuk diimunisasi setelah kondisi kesehatannya membaik. 

“Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi pihak sekolah, Puskesmas terdekat, atau Penanggung Jawab Program Imunisasi di Dinas Kesehatan Kota Surabaya,” tukas Nanik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore