
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (kanan). (Rubby Jovan/Antara)
JawaPos.com–Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut, sekitar 10 ribu siswa di Bandung mengalami gangguan kesehatan mental sepanjang 2025. Hal itu diketahui berdasar hasil survei Dinas Kesehatan Kota Bandung terhadap pelajar tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
”10.000 siswa alami masalah kesehatan mental,” kata Farhan saat meninjau SMP Negeri 70 Kota Bandung seperti dilansir dari Antara, Jumat (6/2).
Dia mengatakan, temuan tersebut akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk menyusun program penguatan kapasitas guru bimbingan konseling (BK) di sekolah-sekolah. ”Dinas pendidikan akan merespons itu dengan membuat program,” ujar Muhammad Farhan.
Namun demikian, Farhan mengaku, belum dapat merinci klasifikasi siswa yang mengalami gangguan kesehatan mental. Baik dalam kategori ringan maupun berat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan, pemerintah pusat terus memperkuat peran guru bimbingan konseling guna meningkatkan perhatian terhadap kondisi psikologis peserta didik.
”Karena selama ini di sekolah guru kurang cepat mendeteksi persoalan anak-anaknya. Dengan memperkuat peran konseling guru BK di sekolah, kita ingin para guru menjadi pihak pertama yang bisa mendeteksi persoalan anak,” kata Fajar.
Dia menambahkan, persoalan yang dialami anak di lingkungan keluarga kerap terbawa ke sekolah tanpa terdeteksi oleh guru. Sehingga penguatan peran guru wali serta layanan konseling menjadi langkah penting.
Selain itu, menurut Fajar Riza Ul Haq, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga tengah merevitalisasi fungsi Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Yakni sebagai penghubung antara sekolah dan puskesmas dalam menangani persoalan kesehatan fisik maupun mental siswa.
”Ketika anak-anak menunjukkan gejala yang tidak wajar, guru wali harus bisa mendeteksi, lalu dibawa ke UKS untuk diajak konsultasi. Jika tidak bisa diatasi, UKS merekomendasikan untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan,” ujar Fajar Riza Ul Haq.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Gufron mengatakan, berencana menghadirkan tenaga psikolog ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan guru BK. Selain itu, memperkuat koordinasi dengan puskesmas setempat.
”Kita menyiapkan tenaga psikolog untuk memberikan bimbingan kepada guru BK,” tandas Asep Gufron.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
