
Ilustrasi bendera bajak laut One Piece yang tengah menjadi sorotan publik menjelang HUT ke-80 RI. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk tidak ikut-ikutan mengibarkan bendera bajak laut (jolly roger) dari serial anime One Piece.
Sebagaimana diketahui, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI, muncul aksi pengibaran jolly roger One Piece. Fenomena ini sedang menjadi sorotan dan terjadi di beberapa daerah, termasuk Surabaya.
Bendera hitam bergambar tengkorak dan dua tulang putih, serta topi jerami itu berkibar di bawah bendera merah putih. Banyak masyarakat yang memasangnya di kendaraan, halaman rumah, hingga tiang di ruang publik.
Dari pantauan JawaPos.com, bendera bajak laut One Piece berkibar bersama sang saka Merah Putih di daerah Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya. Namun kini, bendera tersebut telah diturunkan.
Kepala Badan Kesbangpol Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan dari hasil patroli di lapangan, petugas menemukan kesamaan bahwa masyarakat memasang bendera One Piece karena sedang tren di media sosial.
"Teman-teman di lapangan itu setelah dikomunikasikan, rata-rata mereka ikut-ikutan (memasang bendera One Piece), karena tren di medsos, tanpa tahu tujuan," ujar Tundjung, Rabu (6/8).
Mengetahui hal tersebut, Badan Kesbangpol bersama jajaran kecamatan, babinsa, kamtibmas, turut melakukan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pengibaran bendera selama bulan Kemerdekaan.
"Kalau pencopotan, nggak. Lebih ke edukasi, koordinasi dengan mengedepankan soft komunikasi. Akhirnya mereka sendiri juga yang bersedia (mencopot bendera One Piece yang dipasang)," imbuh Tundjung Iswandaru.
Tundjung mengakui bahwa hingga saat ini, tidak ada aturan yang melarang pengibaran bendera fiksi maupun simbol. Meski begitu, Pemkot Surabaya meminta masyarakat untuk memasang bendera Merah Putih secara masif.
"Yang penting tidak melakukan atau pemasangan yang salah, seperti memasangkan bendera (One Piece) di atas atau berdampingan dengan bendera Merah Putih, secara aturan itu dilarang kan," tegas Tundjung.
Ketika ditanya apakah artinya Pemkot Surabaya memperbolehkan pengibaran bendera bajak laut One Piece, Tundjung tidak memberikan jawaban pasti. Begitu pula ketika ditanya tanggapannya terkait aksi pengibaran bendera fiksi.
"Bukan memperbolehkan, jangan salah. Intinya kalau memang nggak ada maksudnya, ya lebih baik diturunkan. Yang saya temukan di lapangan itu mereka (masyarakat) ikut-ikutan, hampir semua begitu," tukas Tundjung.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
