
Ilustrasi pembunuhan.
JawaPos.com-Proses penyelidikan peristiwa pembunuhan yang menimpa Sevi Ayu Claudia (SAC) terus bergulir. Hingga Senin (28/7), jasad perempuan 30 tahun itu sudah dipulangkan menuju rumah duka di kawasan Sekardangan Kabupaten Sidoarjo. Sementara itu, jajaran Satreskim Polres Gresik telah berhasil mengamankan pelaku.
Pemulangan jenazah berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Korban dijemput dari ruang jenazah RSUD Ibnu Sina, pasca rangkaian otopsi selesai. "Tentu menyayangkan peristiwa ini. Kami pasrahkan proses hukum kepada Polres Gresik untuk bisa menangkap pelaku," ujar Yunia Aida, perwakilan keluarga.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan, pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku peristiwa tersebut. Bahkan, salah satu di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Berinisial SR dengan usia 36 tahun. Warga asli Sidoarjo namun kami amankan tadi pagi di rumah kontrakan di wilayah Menganti," ujar Rovan.
Dari pemeriksaan awal, motif yang melatarbelakangi peristiwa sadis tersebut adalah sakit hati. Korban dan tersangka sudah saling mengenal sejak 2021. Pada saat itu, korban menjanjikan pelaku agar bisa diterima sebagai PNS dengan syarat membayar uang Rp 5 juta.
"Uang sudah dibayar, namun tidak kunjung diterima sebagai PNS. Sehingga pelaku meminta kembali uang tersebut," beber Alumnus Akpol 2006 itu.
Sayangnya, SAC tidak kunjung mengembalikan uang tersebut dengan berbagai alasan. Alhasil, niat jahat pun muncul hingga pelaku merencanakan aksi pembunuhan.
"Mengundang korban ke tempat usaha foto kopi di Sidoarjo dengan alasan ada pekerjaan freelance," ungkap Rovan.
Rupanya, hal tersebut merupakan jebakan agar pelaku bisa melancarkan aksi balas dendam. Saat beraksi, SR dibantu seorang rekannya yang juga telah diamankan pada Senin (28/7) Sore.
"Masih kami lakukan pemeriksaan. Namun dari keterangan awal berperan membantu tersangka. Mohon waktu untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," terang Rovan Richard Mahenu.
Mantan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya itu meminta masyarakat untuk bersabar. Pihaknya juga akan menjadwalkan proses rekonstruksi kejadian. Lantaran banyak temuan yang membutuhkan proses pendalaman.
"Salah satunya hasil visum pada alat vital korban. Termasuk keberadaan barang-barang pribadi milik korban," tandas Rovan Richard Mahenu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
