Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 03.16 WIB

Polres Gresik Dalami Aktivitas Grup Menyimpang, Mayoritas Anggota Gunakan Akun Anonim

Jagat maya Kota Pudak dihebohkan dengan munculnya grup aktivitas menyimpang di media sosial. (Istimewa) - Image

Jagat maya Kota Pudak dihebohkan dengan munculnya grup aktivitas menyimpang di media sosial. (Istimewa)

JawaPos.com - Fenomena grup Gay Gresik di media sosial terus mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik pun mulai melakukan penyelidikan. Lantaran diduga terdapat indikasi promosi hingga praktek perilaku seksual menyimpang.

Ketua PC GP Ansor Gresik M. Ludfi Khambali Abdillah mengecam keras kehadiran grup tersebut. Pihaknya pun telah berupaya melakukan langkah pencegahan. Salah satunya berkoordinasi dengan Badan Siber Ansor (BSA). "Agar aktifitas grup bisa di non aktifkan, serta menelusuri jejak digital oknum-oknum yang harus bertanggungjawab," jelas dia.

Menurut dia, keberadaan grup tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Serta berpotensi memberikan dampak negatif terhadap moral generasi muda. "Kami juga akan segera berkoodinasi dengan penegak hukum," beber M. Ludfi Khambali Abdillah.

Ansor juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital anak-anak dan remaja. Pasalnya, segala bentuk aktivitas seksual yang menyimpang bisa mencemarkan nama baik Gresik sebagai Kota Santri.

Terpisah, Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan menegaskan tengah melakukan penyelidikan. Pihaknya berfokus untuk mendalami aktifitas grup, termasuk menelusuri admin pengelola.

"Masih fokus menganalisa, mayoritas percakapan mengarah pada praktek prostitusi terselubung," jelas Andi Muh Asyraf Gunawan.

Salah satunya dengan modus menawarkan jasa pijat, kencan, hingga ajakan untuk bertemu. Meski demikian, pihaknya menjelaskan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu. Lantaran mayoritas anggota menggunakan akun anonim.

"Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tandas Andi Muh Asyraf Gunawan. 

Jagat maya Kota Pudak dihebohkan dengan munculnya grup aktivitas menyimpang di media sosial. Bahkan, grup yang beranggotakan 5 ribu lebih akun itu sudah dibentuk sejak 10 tahun silam. Hal itu membuat sejumlah pihak hingga ormas keagamaan angkat bicara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore