
Polres Gresik bersiaga dengan melakukan patroli kamtibmas berskala besar memburu pelaku curanmor. (Istimewa)
JawaPos.com - Maraknya aksi curanmor di wilayah hukum Kota Pudak membuat jajaran Polres Gresik terus bersiaga. Sepanjang libur panjang, Korps Bhayangkara melakukan patroli Kamtibmas berskala besar. Termasuk memburu pelaku lain yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).
Setidaknya dalam sepekan terakhir, Polres Gresik mengembalikan motor Suzuki Shogun W 2593 MU milik Mukhamad Khamim, Honda Scoopy hitam L 6838 CAF milik Andy Sebastian Zaini, serta Honda Scoopy W 2669 CO milik Muhammad Ilyas. Seluruhnya sempat menjadi korban curanmor di beberapa wilayah.
Kasatsamapta Polres Gresik AKP Satriyono menjelaskan, patroli yang dilakukan mengerahkan 30 personel. Tim bergerak terpisah dengan menyusuri kawasan rawan terjadi kejahatan 3C (curat,curas,dan curanmor).
Baca Juga:HJKS ke-733, Gerindra: Surabaya Harus Jadi Kota Global yang Inklusif, Berkeadilan, dan Berkarakter
"Mulai kawasan perkotaan maupun perumahan. Terutama yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten lain," ujar Satriyono.
Menurut dia, penyebab potensi kejahatan bukan hanya niat dari pelaku. Melainkan kelengahan korban yang teledor dengan barang pribadi. "Mengundang niat pelaku menjalankan aksinya," jelas Satriyono.
Mantan KBO Satlantas Polrestabes Surabaya itu menyebut bahwa operasi digelar untuk meminimalisir potensi gesekan. Pasalnya, terdapat sejumlah perguruan silat yang menggelar kegiatan pada akhir pekan lalu. "Kami juga imbau beberapa perguruan agar sama-sama menjaga kondusivitas Kamtibmas," pesan Satriyono.
Terpisah, Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan memburu sejumlah DPO sindikat curanmor. Salah satunya pria asal Kota Surabaya berinisial S. Hal tersebut merupakan hasil pengembangan pasca mengamankan Moch. Sodikin alias Zazuli pada Jumat (15/5).
"Baik tersangka maupun DPO merupakan residivis. Setidaknya sudah tiga kali keluar masuk penjara," ujar Andi Muh Asyraf Gunawan.
Hasil penyelidikan, keduanya sudah beraksi disejumlah TKP. Mulai dari Kota Surabaya, Gresik, hingga Sidoarjo. Mereka merupakan sindikat curanmor yang memiliki jaringan penadah di wilayah Madura.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022