
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan larangan parkir tepi jalan di kawasan Tunjangan yang direspons positif masyarakat. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata ulang parkir Tepi Jalan Umum (TJU) di kawasan wisata Tunjungan sejak 15 Juli 2025, mendapat respons positif dari masyarakat.
Pasalnya, Jalan Tunjungan kini menjadi lebih rapi. Tak ada lagi kendaraan motor maupun mobil yang berjejer di tepi jalan, hingga mengganggu para pengguna jalan karena sebabkan kemacetan panjang.
Kabar baiknya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa pihaknya tengah berdiskusi bersama kepolisian, terkait kemungkinan menjadikan larangan parkir di tepi Jalan Tunjungan sebagai kebijakan permanen.
"Karena masyarakat sudah senang dengan yang seperti ini. Terus jadi tidak ada macet, tidak ada mengganggu lalu lintas, kenapa tidak kita teruskan lagi? Nanti kita diskusikan dengan kepolisian," tutur Eri di Surabaya, Sabtu (26/7).
Sebagai informasi, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan melakukan penataan ulang parkir Tepi Jalan Umum (TJU) di kawasan wisata Tunjungan selama 15 - 31 Juli 2025 mulai pukul 16.00 WIB ke atas.
Selama periode tersebut, wisatawan diimbau untuk patuh dan memarkirkan kendaraannya di kantong-kantong parkir yang tersedia, seperti di UPTSA Siola, TEC, Jalan Tanjung Anom, Jalan Genteng Besar, hingga Jalan Kenari.
Jika ternyata larangan parkir di tepi Jalan Tunjungan membawa manfaat dan tidak mengganggu banyak orang, maka Pemkot Surabaya akan mempertimbangkan matang-matang terkait perpanjangan.
"Kan saya selalu katakan, Surabaya ini bukan satu dua orang loh. Tetapi banyak orang. Kalau banyak yang menginginkan (larangan parkir di tepi Jalan Tunjungan) dan itu lebih baik, ya ayok," sambungnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Eri mengatakan bahwa tata ulang parkir TJU kawasan Tunjungan berfokus pada perbaikan di area pedestrian, taman, serta kabel-kabel fiber optik yang berada di bawah tanah (ditanam).
"Itu yang kita lakukan. Karena Tunjungan ini sudah ramai, jadi jujugan wisata di Kota Surabaya. Maka insyaallah omset akan naik, PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga meningkat," tukas Wali Kota Eri.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
