Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Juli 2025 | 02.59 WIB

MPLS Dimulai, Dispendik Surabaya Tegaskan Larangan Bullying dan Kekerasan

Hari pertama pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 13 Kota Surabaya, Senin (14/7). (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama lima hari sejak Senin (14/7).

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan bahwa tema MPLS tahun ini mengusung tema "Sekolahku, Rumahku, Guruku, Orang Tuaku", dengan harapan menciptakan suasana pengenalan ramah, aman, dan nyaman.

"Alhamdulillah, mulai pagi saya sudah keliling di SD, SMP itu. mudah-mudahan (MPLS) berjalan dengan lancar. Mohon doa orang tua, serta semua warga Kota Surabaya," tutur Yusuf seusai meninjau di SMPN 3 Surabaya, Senin (14/7).

Menurutnya, MPLS penting karena siswa SD transisi menuju SMP dan menghadapi banyak guru, serta pelajaran. Pengenalan lingkungan sekolah diharapkan membentuk karakter dan mendorong prestasi siswa secara menyeluruh.

Pengenalan lingkungan mencakup fasilitas, seperti laboratorium dan ruang kerja. Kakak kelas diharapkan berperan aktif menjelaskan tema MPLS kepada adik kelas melalui pengalaman dan kegiatan sekolah.

"Misalnya memberikan pengalaman bidang studi, ekstrakurikuler dan lainnya. MPLS ini dilaksanakan selama satu minggu, dengan fokus pada pembentukan karakter dan pengenalan lingkungan," imbuhnya.

Yusuf menegaskan MPLS harus bebas dari perundungan (bullying) dan kekerasan. Guru diminta aktif mengawasi, terutama memastikan kakak kelas tidak berinteraksi bebas saat mendampingi adik kelasnya.

"Untuk bullying, harapan kami teman-teman guru tetap mengawasi ya. Sekolah itu kan menumbuhkan kesadaran ya, jadi tetap monitoring kakak-kakak kelasnya, jangan sampai dilepas sendiri," seru Yusuf.

Gun menjaga kondusifitas selama MPLS berlangsung, Dispendik Kota Surabaya melakukan pengawasan secara menyeluruh di semua sekolah, melibatkan pengawas wilayah dan staf dinas pendidikan. 

"Harapan kami, orang tua dapat mengantarkan anak (di hari pertama MPLS), sehingga ada sinergi di awal tahun ajaran baru. Bagaimana nanti, contoh kecilnya jadwal pulang. Nanti kan ada pelimpahan tugas pengawasan anak,” tukas Yusuf. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore