Hari pertama pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 13 Kota Surabaya, Senin (14/7). (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama lima hari sejak Senin (14/7).
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan bahwa tema MPLS tahun ini mengusung tema "Sekolahku, Rumahku, Guruku, Orang Tuaku", dengan harapan menciptakan suasana pengenalan ramah, aman, dan nyaman.
"Alhamdulillah, mulai pagi saya sudah keliling di SD, SMP itu. mudah-mudahan (MPLS) berjalan dengan lancar. Mohon doa orang tua, serta semua warga Kota Surabaya," tutur Yusuf seusai meninjau di SMPN 3 Surabaya, Senin (14/7).
Menurutnya, MPLS penting karena siswa SD transisi menuju SMP dan menghadapi banyak guru, serta pelajaran. Pengenalan lingkungan sekolah diharapkan membentuk karakter dan mendorong prestasi siswa secara menyeluruh.
Pengenalan lingkungan mencakup fasilitas, seperti laboratorium dan ruang kerja. Kakak kelas diharapkan berperan aktif menjelaskan tema MPLS kepada adik kelas melalui pengalaman dan kegiatan sekolah.
"Misalnya memberikan pengalaman bidang studi, ekstrakurikuler dan lainnya. MPLS ini dilaksanakan selama satu minggu, dengan fokus pada pembentukan karakter dan pengenalan lingkungan," imbuhnya.
Yusuf menegaskan MPLS harus bebas dari perundungan (bullying) dan kekerasan. Guru diminta aktif mengawasi, terutama memastikan kakak kelas tidak berinteraksi bebas saat mendampingi adik kelasnya.
"Untuk bullying, harapan kami teman-teman guru tetap mengawasi ya. Sekolah itu kan menumbuhkan kesadaran ya, jadi tetap monitoring kakak-kakak kelasnya, jangan sampai dilepas sendiri," seru Yusuf.
Gun menjaga kondusifitas selama MPLS berlangsung, Dispendik Kota Surabaya melakukan pengawasan secara menyeluruh di semua sekolah, melibatkan pengawas wilayah dan staf dinas pendidikan.
"Harapan kami, orang tua dapat mengantarkan anak (di hari pertama MPLS), sehingga ada sinergi di awal tahun ajaran baru. Bagaimana nanti, contoh kecilnya jadwal pulang. Nanti kan ada pelimpahan tugas pengawasan anak,” tukas Yusuf. (*)

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
