Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Maret 2025 | 05.56 WIB

Khofifah Minta Daerah Siapkan Lahan Sekolah Rakyat, Eri: Surabaya Tak Punya 5 Hektare

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendukung program Sekolah Rakyat, tetapi tidak punya lahan 5 hektare. (Humas Pemkot Surabaya)



JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyambut baik program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Namun, Eri menuturkan bahwa Kota Surabaya tidak memiliki lahan seluas 5 hektare untuk dibangun Sekolah Rakyat, sebagaimana yang diinstruksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Sekolah Rakyat ini kita akan diskusikan siapa saja yang masuk di sana, tetapi di Surabaya itu gak ono (nggak ada) lahan seluas lima hektare, itu yang sedang kita sampaikan," tutur Eri di Balai Kota Surabaya, Rabu (12/3).

Meski begitu, Wali Kota Eri mengklaim bahwa sekolah-sekolah di Surabaya adalah bagian dari Sekolah Rakyat. Ini karena pendidikan dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK sudah sepenuhnya gratis.

"Alhamdulillah Surabaya itu sudah Sekolah Rakyat. SD-SMP sudah gratis (dari Pemkot Surabaya), SMA/SMK sederajat sudah gratis semua dari Bu Khofifah (Pemprov Jatim)," imbuhnya.

Selain itu, Eri menuturkan bahwa surabaya punya program 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana. Melalui program tersebut, ada sekitar 200 anak dari keluarga miskin yang mendapat kesempatan untuk sekolah gratis.

"Itu sudah sekolah rakyat, meskipun tidak memiliki lahan lima hektare. Tetapi ada 200 anak warga miskin yang sekolah gratis sampai dia kuliah dan bekerja," tutur Wali Kota Surabaya dua periode itu.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

"Sekolah Rakyat ini bukan sekadar sekolah, tapi investasi masa depan. Kita ingin generasi penerus memiliki akses pendidikan yang layak, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," jelasnya

Guna mempercepat realisasi program Sekolah Rakyat, Khofifah menginstruksikan seluruh kepala daerah di Jawa Timur untuk segera menyiapkan lahan atau aset yang bisa digunakan.

"Karena konsepnya boarding school (asrama), kita butuh lahan sekitar 5 hektare. Bisa juga dengan revitalisasi aset yang sudah ada, baik milik Pemda, BUMN, atau perguruan tinggi," tandas Khofifah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore