Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 12.40 WIB

Polisi Bongkar Kasus Penggelapan Motor, Tawuran Gengster, dan Perang Sarung di Surabaya

 

Tim Jogoboyo 97 saat mengamankan pelaku tawuran di Surabaya. (Istimewa)


 
JawaPos.com – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui program Jogoboyo 97 Polrestabes Surabaya, petugas berhasil mengungkap beberapa kasus kejahatan, termasuk penggelapan motor, tawuran antar-gengster, dan perang sarung yang melibatkan anak-anak di bawah umur.
 
Salah satu kasus yang berhasil diungkap adalah tindak pidana penggelapan sepeda motor yang terjadi di Jalan Taman Apsari, Surabaya. Pelaku, Andriyanto, 43, warga Kapas Krampung Buntu, ditangkap setelah diduga menggelapkan motor milik Heri Subagio, 45, seorang pedagang sate di lokasi tersebut.
 
Menurut laporan polisi, kejadian bermula saat pelaku yang bekerja sebagai tukang parkir di sekitar Taman Apsari meminjam sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan nomor polisi L-5160-DAL milik korban, dengan alasan membeli rokok di Jalan Kaliasin. Namun, setelah mendapatkan kendaraan, pelaku justru membawa motor tersebut ke Bangkalan, Madura, dan menjualnya kepada seorang pria bernama Cak Ali seharga Rp 2 juta.
 
Kapolsek Genteng, AKP Grandika Indera Waspada, mengungkapkan bahwa setelah menerima laporan dari korban, pihaknya segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku. "Pelaku sudah kami amankan di Polsek Genteng, berikut dengan barang bukti berupa surat keterangan leasing dan fotokopi STNK," ujar AKP Grandika, Senin (3/3).
 
Korban mengalami kerugian material sebesar Rp 18 juta akibat kejadian ini. Saat ini, polisi telah menahan pelaku dan akan melanjutkan proses penyidikan lebih lanjut. Proses hukum pun masih berlanjut. Berkas perkara akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya dalam waktu dekat.
 
Selain mengungkap kasus penggelapan motor, Tim Jogoboyo 97 juga membubarkan aksi tawuran antar-gengster serta perang sarung yang melibatkan anak-anak di bawah umur di beberapa titik di Surabaya.
 
Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi, menjelaskan bahwa patroli malam dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, termasuk aksi-aksi tawuran yang kerap meresahkan masyarakat.
 
"Kami terus meningkatkan patroli dan razia di wilayah-wilayah yang rawan tindak kriminalitas. Tim Jogoboyo 97 bertugas untuk menjaga keamanan dan menindak tegas para pelaku yang mengganggu ketertiban umum," kata AKP Rina, Selasa (4/3).
 
Polrestabes Surabaya juga berkomitmen untuk terus menekan angka kejahatan di kota ini melalui peningkatan patroli dan pengawasan yang lebih ketat. "Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pelaku-pelaku kejahatan agar masyarakat merasa aman dan nyaman," tutur AKP Rina.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore