JawaPos.com - Kota Surabaya sepanjang tahun 2024 menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai proyek strategis berhasil direalisasikan, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan fasilitas publik, hingga penanggulangan banjir.
Langkah-langkah ini memperkuat posisi Surabaya sebagai kota metropolitan yang inovatif dan berkelanjutan.
Pada awal tahun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Kantor Kecamatan Krembangan dan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Krembangan. Wali Kota Eri menegaskan bahwa pembangunan kantor pelayanan publik mencerminkan komitmen pemkot untuk meningkatkan pelayanan kepada warga. Selain itu, SWK Krembangan diharapkan mampu mendukung ekonomi lokal melalui sektor kuliner.
Februari 2024 menjadi momentum penting dengan dimulainya berbagai proyek infrastruktur, termasuk penanggulangan banjir di Kecamatan Pakal dan Benowo. Proyek tersebut meliputi pembangunan tanggul dan peninggian jembatan Jalan Raya Tengger serta pembangunan box culvert di Jalan Babat Jerawat hingga Jembatan Raci Benowo. Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya mengatasi banjir dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pada Maret 2024, Pemkot Surabaya memulai pembebasan lahan untuk pembangunan underpass simpang bundaran Taman Pelangi. Proyek ini bertujuan mengurai kemacetan di kawasan padat lalu lintas, dengan dukungan pemerintah pusat.
Agustus 2024 menjadi bulan yang penuh pencapaian. Wali Kota Eri meresmikan Griya Sehat di Jalan Dukuh Kupang XI IA sebagai fasilitas kesehatan bagi anak berkebutuhan khusus. Selain itu, Surabaya Expo Center (SBEC) diluncurkan di lokasi eks Taman Remaja Surabaya (TRS) untuk menjadi pusat seni dan budaya.
Di bulan yang sama, Asrama Anak Asuh Bibit Unggul di Kalijudan resmi beroperasi. Asrama ini dirancang untuk memberikan pendidikan akademik dan pelatihan kebangsaan bagi anak-anak kurang mampu, guna mencetak generasi yang mandiri dan berprestasi.
September 2024, pemkot mengoperasikan rumah pompa baru di Kecamatan Bulak untuk mengurangi banjir di wilayah pesisir. Selain itu, revitalisasi Skate & BMX Park Kalimas, Taman Bungkul, serta pembangunan Taman Penitipan Anak (TPA) Generasi Emas Surabaya (Gemass) menjadi fokus penting dalam mendukung aktivitas masyarakat.
Pada akhir tahun, Pemkot Surabaya terus mengebut proyek infrastruktur seperti pengaspalan jalan utama dan pemasangan saluran CCSP di Jalan Raya Wiyung-Menganti. Selain itu, RSUD Eka Candrarini di Medokan Asri Tengah resmi beroperasi untuk memberikan pelayanan kesehatan unggulan bagi ibu dan anak.
Puncaknya, fasilitas publik berupa terowongan bagi pejalan kaki yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) mulai digunakan. Proyek ini tidak hanya meningkatkan konektivitas tetapi juga menjadi simbol langkah maju Surabaya menuju kota dunia yang ramah dan berkelanjutan.
Wali Kota Eri Cahyadi berharap pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan dapat memberikan dampak positif bagi warga Surabaya.
“Semua ini menjadi bagian dari visi besar kami untuk menciptakan kota yang inovatif, berkelanjutan, dan tetap menjunjung nilai-nilai kebersamaan khas Surabaya,” ujarnya di Surabaya, Selasa (31/12).