
Pengungkapan kasus pembunuhan perempuan di Jalan Ngaglik 2 di Mapolrestabes Surabaya, Kamis, 21 November 2024. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus pembunuhan perempuan berinisial L, 53, di Jalan Ngaglik 2 Surabaya, belakangan ini menarik perhatian masyarakat. Pihak kepolisian akhirnya angkat bicara.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto mengatakan, laki-laki berinisial GAS, 53 tahun ditetapkan sebagai pelaku. L dan GAS merupakan pasangan kekasih dan sudah berhubungan selama 2 tahun 6 bulan.
Dari hasil penyelidikan, cekcok masalah gadai emas menjadi motif pelaku GAS membunuh L. Ia tega mengakhiri nyawa kekasihnya, L, yang ditemukan bersimbah darah.
"Surat gadai ini atas nama tersangka. Korban lalu minta dipindah atas namanya, tetapi tersangka menolak karena korban tak mau membayar cicilan," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Kamis, 21 November 2024.
Sebelum tewas, L diketahui datang ke rumah GAS. Pelaku lantas menyuruh korban untuk mengambil air minum di dapur dan mengobrol di ruang tamu.
"Saat jalan ke belakang, tersangka ambil piringan atau plat barbel 5 kilogram dan memukulkan ke kepala korban," tambah AKBP Aris.
Celakanya, ketika korban sudah jatuh terkapar, pelaku tetap tega memukul korban berkali-kali. Korban sempat melakukan perlawanan, tetapi hasilnya nihil. Nyawa korban pun melayang.
"Setelah itu yang bersangkutan (pelaku, Red) mandi, lalu pelaku menghubungi anak korban jam 8 untuk memberitahukan bahwa ibunya jatuh terpeleset di kamar mandi," ujarnya.
Tak berselang lama, petugas medis pun datang. Merasa curiga dengan kematian korban yang dianggap tidak wajar, petugas medis akhirnya menghubungi polisi.
Atas perbuatannya, GAS dikenakan Pasal 338 KUHP pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal, serta Pasal 351 ayat 3 KUHP. Ia terancam hukuman 7-15 tahun penjara.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
