
UJI COBA HINGGA NOVEMBER: Pjs Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani menjelaskan tujuan program makan bergizi gratis kepada siswa SDN Wonorejo V Surabaya Rabu (23/10). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya akan mengevaluasi pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis yang sudah berjalan di lima SD negeri dalam tiga bulan terakhir. Temuan petugas di lapangan akan dijadikan bahan perbaikan.
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani turun memantau uji coba makan bergizi gratis di SDN Wonorejo V kemarin (23/10). Dalam pemantauan itu, dia mengantongi beberapa catatan.
”Bentuk penyajian dan packaging jadi salah satu catatan,” ucap Restu.
Menurut dia, bungkus atau kotak makanan harus bagus. Tujuannya, menarik selera makan para murid. ”Selain packaging, menu makanan harus bervariasi biar anak tidak bosan,” tutur Restu.
Restu sempat memantau empat SDN lainnya yang juga menggelar uji coba makan bergizi gratis. Hasilnya sama. Kotak dan menu makanan jadi bahan catatan.
Selain itu, pihaknya memantau distribusi dan kondisi makanan saat diterima siswa.
Uji Coba sampai November
Menurut Restu, pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis berjalan hingga November. Setelah itu, pihaknya akan mengevaluasi program tersebut. Hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah pusat. ”Agar pemerintah mendapatkan gambaran. Evaluasi itu juga sebagai masukan,” tuturnya.
Dispendik Buat SOP
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Yusuf Masruh mengungkapkan, lima SDN yang ikut uji coba itu merepresentasikan lima wilayah di Surabaya.
”Harapannya, ada evaluasi yang menggambarkan wilayah masing-masing,” ucapnya.
Dari evaluasi tersebut, dispendik akan membuat standard operating procedure (SOP) pelaksanaan makan bergizi gratis. ”Perbedaannya akan terlihat dari UMKM dan mitra distribusi yang ada di setiap wilayah,” terangnya.
Belum Ter-Cover APBD
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati menyebut, hingga sekarang, pihaknya belum bisa memastikan alokasi anggaran makan bergizi gratis untuk tahun depan. Sebab, saat pengesahan APBD 2025, program itu belum di-cover APBD.
”Uji coba dibantu dana CSR,” ucapnya. Meski belum ada alokasi anggaran, Ajeng meminta pemkot menyiapkan kebutuhan penunjang program tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
