
CAPEK DINAKALI: Wiwik mendatangi kantor Satpol PP Sidoarjo. Dia menjawab berbagai pertanyaan tentang tingkah Masriah, tetangganya.
JawaPos.com – Wiwik Winarti, warga Desa Jogosatru, Sukodono, kemarin (23/10) memenuhi panggilan Satpol PP Sidoarjo. Perempuan 65 tahun itu datang bersama kedua anaknya, Wike dan Nur Mas’ud. Ketiganya dimintai keterangan lagi selepas kembali melaporkan aksi Masriah pada 13 Oktober lalu.
Wiwik masuk ke kantor sekitar pukul 09.00. Dia diperiksa selama sejam oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS). Lalu, giliran Nur Mas’ud dan Wike yang dimintai keterangan. ”Ditanyai sejak kapan tahu buang sampahnya, ya saya bilang apa adanya,” katanya.
Wiwik mengungkapkan, Masriah selalu membuang sampah ketika tidak ada orang. ”Pagi pas orang masih tidur atau pas gak ada orang, baru buang sampah,” ungkapnya.
Dimas Pangga Putra, kuasa hukum Wiwik, menyampaikan bahwa kliennya bersikukuh meneruskan perkara ini. ”Karena bagaimanapun saat sudah dapat hukuman pertama itu, si terlapor masih saja berulah dan mengganggu keluarga klien,” terangnya.
Menurut Dimas, keluarga Wiwik diberi pertanyaan yang sama, yaitu mengenai kesaksian pembuangan sampah oleh Masriah di jalanan gang menuju rumah Wiwik. ”CCTV yang sudah dilampirkan juga jadi bukti atas kelakuan terlapor,” ujarnya.
Pihak keluarga berharap Masriah bisa segera dipanggil Satpol PP Sidoarjo untuk dimintai keterangan. ”Infonya, katanya dalam waktu dekat. Kami tunggu saja nanti,” tuturnya.
Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP Sidoarjo Anas Ali Akbar menjelaskan bahwa hasil keterangan yang didapat nanti digabungkan dengan keterangan saksi lainnya. ”Nanti ada lagi beberapa saksi yang dipanggil sebelum Masriah,” ungkapnya.
Anas menyebutkan, mungkin ketua RT 01 dan RW 01 juga dipanggil dalam waktu dekat ini. Pemanggilan Masriah masih diproses. ”Suratnya hari ini (kemarin, Red) dibuat, entah besok atau lusa dikirimkan,” katanya.
Secara pasti, Anas menyatakan bahwa terlapor dipanggil dalam minggu ini. ”Kalau untuk harinya, antara Kamis atau Jumat minggu ini. Ditunggu saja,” ujarnya.
Sebelumnya, Masriah pernah dipenjara dalam kasus serupa. Dia meneror keluarga Wiwik selama bertahun-tahun dengan membuang tinja dan air kencing ke rumah Wiwik. Dia melakukan hal di luar nalar tersebut demi bisa menguasai rumah Wiwik yang dulu adalah rumah keluarganya. (eza/c14/any)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
