Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Oktober 2023 | 20.46 WIB

Buntut Kasus Ronald Tannur, Polrestabes Surabaya Sebut Kabar Pencopotan Kapolsek Lakarsantri Hoax

Ronald Tannur, tersangka penganiaya kekasihnya, Andien atau Dini Sera, hingga tewas saat di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (6/10). - Image

Ronald Tannur, tersangka penganiaya kekasihnya, Andien atau Dini Sera, hingga tewas saat di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (6/10).

JawaPos.com–Kasus Dini Sera Afrianti yang tewas di tangan kekasihnya, Ronald Tannur, menyeret banyak pihak. Bukan hanya ayah Ronald Tannur, Edward Tannur, yang berstatus sebagai anggota DPR RI Fraksi PKB.

Nama Kepala Polsek Lakarsantri Surabaya Kompol Hakim pun ikut terseret. Sebab sebelumnya Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim dikabarkan menyampaikan, Dini tewas akibat asam lambung.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengatakan, Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim masih berstatus sebagai kapolsek. Tidak ada pencopotan.

”Hoax (pencopotan) Kepala Polsek Lakarsantri,” ujar Haryoko Widhi.

Ronald Tannur ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (5/10). Atas kematian dari Dini Sera Afrianti, 27. Perempuan asal Tasikmalaya itu tewas setelah dianiaya kekasih yang dipacari 5 bulan itu di basemen Lenmarc Surabaya.

Sebelumnya, pukul 21.00, keduanya karaoke bersama lima kawannya di BlackHole Lenmarc pada 4 Oktober. Namun, ketika di lantai basemen, keduanya terlibat cekcok. Hingga berujung tewasnya Dini Sera Afrianti di Surabaya.

Ronald Tannur diketahui anak dari Edward Tannur, anak dari anggota DPR RI Fraksi PKB dapil NTT.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore