
PERBAIKAN: Sejumlah petugas dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman serta pertanahan memperbaiki balai RW 10 di Jalan Genteng Besar beberapa waktu lalu.
JawaPos.com – Meskipun pelayanan publik di balai RW telah berjalan, belum semua wilayah dilengkapi gedung serupa. Pemkot Surabaya pun mempersilakan warga memanfaatkan tanah fasum untuk membangun sarana tersebut.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kemarin (23/9). Dia mengakui, memang masih ada wilayah yang belum memiliki sarana pelayanan yang dekat dengan warga tersebut. Opsi pembangunan dan usulan ke Pemkot Surabaya pun dibuka.
Namun, pihaknya tidak bisa membantu 100 persen biaya pembangunan balai. Harapannya, ada gotong royong dengan masyarakat. Agar mereka juga merasa memiliki fasilitas tersebut.
”Ada tanah fasum yang dimiliki Pemkot Surabaya. Bisa dibangun balai RW di sana. Tapi, kalau dibangunkan Pemkot Surabaya, bisa menimbulkan rasa tidak memiliki. Sehingga perlu swadaya,” paparnya.
Dari data Pemkot Surabaya, total masih ada 183 RW yang belum memiliki balai. Warga memanfaatkan balai RT hingga rumah pribadi untuk kegiatan-kegiatan. Sedangkan yang sudah lengkap sebanyak 1.177 tempat.
Lebih lanjut Eri menyebutkan, yang paling kesulitan untuk dibangun balai RW adalah wilayah yang sudah sangat padat penduduk. Tidak ada lahan pemkot yang tersisa. Pengadaan lahan di sana pun sulit dilaksanakan.
Untuk kasus seperti itu, Eri meminta warga bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah ada. ”Bisa di kantor kelurahan. Atau bisa juga di rumah balai RW-nya,” kata dia.
Menurut Eri, semenjak balai RW direnovasi dan difungsikan sebagai pusat kegiatan, banyak perubahan di masyarakat. Seperti masalah sosial yang perlahan bisa diselesaikan oleh masyarakat sendiri.
Beberapa RW pun melaporkan zero stunting dan pengangguran. Hal itu bisa memotivasi wilayah lain untuk terus melakukan hal yang sama. Apalagi, target pemkot ingin balai RW menjadi pusat kegiatan masyarakat.
”Bukan hanya untuk rapat RW, namun juga pergerakan masyarakat. Ada puspaga, kemudian ada sinau bareng, ngaji bareng,” terang Eri. (gal/c9/jun)

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
