Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 19.29 WIB

Pecahkan Tiga Rekor MURI Sekaligus, Wali Kota Eri Libatkan Pramuka ke Dalam Kampung Pancasila

Wali Kota Eri Cahyadi hadir pada kegiatan pemecahan tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) diikuti ratusan ribu peserta yang terdiri dari Golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Sabtu (20/6/2026). (Istimewa). - Image

Wali Kota Eri Cahyadi hadir pada kegiatan pemecahan tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) diikuti ratusan ribu peserta yang terdiri dari Golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Sabtu (20/6/2026). (Istimewa).

JawaPos.com - Pramuka Kota Surabaya menggelar kegiatan pemecahan  tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pada Sabtu (20/6/2026). Tiga rekor MURI tersebut diantaranya Basuh Kaki Orang Tua, Pengukuhan Garuda, dan Demonstrasi Semaphore. 

Pemecahan MURI ini turut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Dalam kesempatan ini, turut hadir Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Surabaya, Siti Mariyam. 

Kegiatan ini diikuti ratusan ribu peserta yang terdiri dari 65.000 peserta Garuda Golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Sementara itu, peserta Basuh Kaki Orang Tua diikuti sebanyak 130.000 peserta, dan Demonstrasi Semaphore diikuti sebanyak 41.337 peserta. 

Pengukuhan Garuda Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega tersebut dipimpin secara langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Di momen ini, ia turut memberikan apresiasi kepada Pramuka Kota Surabaya. Dirinya menilai, Pramuka mampu menggelorakan semangat Arek-Arek Kota Surabaya. 

“Kegiatan ini menunjukkan bagaimana Pramuka tetap menggelora di hati arek Surabaya. Nanti kami (Pemerintah Kota) juga berkolaborasi dengan Pramuka untuk bersama-bersama di setiap perkampungan,” kata Wali Kota Eri. 

Wali Kota sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Kota Surabaya itu menyampaikan, setelah kegiatan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan berkolaborasi dengan Pramuka. Bentuk kolaborasi antara Pemkot dengan Pramuka itu nantinya yakni bersama menggerakkan Kampung Pancasila

“Pramuka akan menjadi bagian itu, sehingga apa? Tadi yang saya bacakan (saat pengukuhan) itu jiwanya Pancasila. Maka itu bisa menjadi bagian untuk menggerakkan sejak dini ketika dia menjadi dewasa,” ujarnya. 

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu juga mengapresiasi adanya pemecahan MURI Basuh Kaki Orang Tua. Menurutnya, kegiatan ini sebagai pengingat anak untuk selalu menghormati orang tuanya. 

“Karena ridhonya Gusti Allah adalah ridhonya orang tua. Terima kasih buat Kak Mariyam, kegiatannya betul-betul sesuai dengan kekuatan agama, agama apapun selalu diajarkan menghormati, menghargai, minta ridho, dan Pramuka memberikan contoh,” ungkap Cak Eri. 

Di kesempatan ini, Cak Eri menyampaikan, Pemkot akan menyiapkan tempat untuk bumi perkemahan di Kota Surabaya. Bumi perkemahan itu nantinya dapat digunakan sebagai tempat penunjang kegiatan Pramuka Kota Surabaya agar lebih baik lagi ke depannya. 

“Kita sudah siapkan memang di Jeruk, Kecamatan Lakarsantri. Nanti insyaallah kalau itu sudah selesai, kita bisa mengadakan di sana,” sebutnya. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore