
Mata kanan SAH dipastikan buta permanen setelah dicolok tusuk bakso oleh kakak kelasnya.
JawaPos.com – Pemkab Gresik berupaya membantu SAH, siswi SDN 236 yang mata sebelah kanannya buta karena dicolok tusukan bakso. Murid kelas II itu mendapatkan pendampingan psikologis dari Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Gresik.
Kepala Dinas KBP3A Gresik dr Titik Ernawati mengatakan, sejak mendapatkan laporan pada 4 September lalu, tim UPTD PPA dan Dinas KBP3A langsung menemui korban. Tim psikolog menggelar assessment untuk mengetahui pendampingan psikologis yang cocok bagi SAH.
”Pendampingan berjalan secara bertahap. Terutama psikologis atas dampak kejadian tersebut,” ucapnya.
Rencananya, hari ini (18/9) KBP3A kembali mendampingi SAH. ”Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan mengenai perkembangan korban. Karena psikologis ini perlu terapi, tidak bisa sekali waktu,” ujar Titik.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik juga terus menelusuri kasus kekerasan terhadap SAH. Hingga kemarin (17/9) sudah ada lima saksi yang diperiksa. Pekan ini polisi menyiapkan pemanggilan saksi lainnya.
Rencananya, seminggu ke depan, PPA Satreskrim Polres Gresik memeriksa beberapa saksi kunci. Di antaranya, penjaga sekolah, teman sebangku SAH, termasuk dokter pertama yang memeriksa kondisi korban, serta guru yang bertanggung jawab dalam kegiatan Agustusan.
”Besok (hari ini, 18/9) kami akan memintai keterangan dari pihak dokter yang pertama memeriksa kondisi korban,” jelas Kanit PPA Polres Gresik Ipda Hepi Muslih.
Hepi mengatakan kasus tersebut dalam tahap pengumpulan bukti dan keterangan (pulbaket). ”Namun, kami telah menemukan gambaran awal hasil dari prarekonstruksi di lokasi kejadian,” jelasnya.
Pekan lalu polisi memeriksa Ummi Latifah, kepala SDN 236. Kepada petugas, Ummi mengaku tidak mengetahui secara langsung terkait peristiwa tersebut. Saat keluarga korban meminta izin untuk melihat rekaman CCTV, Ummi tidak mengiyakan.
Dia berdalih pihak sekolah tidak bisa memberikan rekaman gambar kepada orang yang tidak berwenang. ”Kasus terus berjalan. Kami sudah mengamankan data rekaman CCTV dari sekolah. Proses analisis juga melibatkan tim Laboratorium Forensik Polda Jatim,” tutur Hepi.
Sementara itu, psikolog Chandrania Fastari mengatakan, kasus perundungan yang dialami siswa masih banyak ditemukan. Fenomena itu ibarat gunung es. Yang muncul di permukaan hanya kejadian yang membahayakan.
Menurut dia, kasus yang dialami SAH seharusnya bisa dicegah sejak awal. Mengingat kejadian itu dilakukan secara berulang. Apalagi sejak kelas I, SAH jarang jajan.
”Ini seharusnya didalami oleh guru sebagai bentuk perhatian. Kenapa anak ini tidak jajan, apa tidak dikasih uang, atau uangnya ke mana. Sudah bagus bertanya kenapa tidak jajan, tapi tidak didalami,” jelasnya.
Psikolog UPTD PPA dan LK3 Nyai Ageng Pinatih Kabupaten Gresik itu menyebut, perundungan yang terjadi kepada SAH akan berdampak serius. SAH bakal lebih menutup diri, bahkan kesulitan menjalin relasi karena ketakutan.
”Ini kejadian secara berulang. Trauma sangat mungkin terjadi kepada SAH,” katanya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
