
Tim Petrokimia Gresik di kompetisi IQPC.
JawaPos.com - Inovasi yang dilakukan insan PT Petrokimia Gresik membuahkan hasil yang memuaskan. Dalam ajang konvensi inovasi Internasional Quality and Productivity Convention (IQPC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Petrokimia berhasil memborong delapan penghargaan Excellent.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, Petrokimia Gresik dalam ajang dunia ini mengirimkan sebanyak delapan gugus inovasi terbaik. Salah satunya, mewakili Pupuk Indonesia karena peraih Grand Champion pada ajang Pupuk Indonesia Quality Improvement (PIQI) 2022.
"Alhamdulillah semua gugus inovasi Petrokimia Gresik yang berangkat ke Kuala Lumpur berhasil mempresentasikan inovasi dengan hasil terbaik. Yairu Excellent yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang ini," ujarnya.
Baca Juga: Baru Diperbaiki, Jalan Morowudi Gresik Kembali Ambles
Delapan Gugus Inovasi Petrokimia Gresik yang dikirim untuk berkompetisi di Negeri Jiran yaitu GIO FABA yang merupakan Grand Champion PIQI 2022. Kemudian GIO New Crossbar, GIO Lingfos, GIO HCDev, GIO Er-Port, GIO DTMS, GIO Jet High Tech dan SS Helem.
Gugus inovasi yang dikirimkan perusahaan pelat merah ini berhasil menjadi yang terbaik setelah berkompetisi melawan 80 inovator yang berasal lebih dari 60 perusahaan di berbagai negara.
Sementara itu dalam IQPC 2023 di Kuala Lumpur ini, lima Gugus Inovasi dari Petrokimia Gresik Grup juga turut berkompetisi dan berkontribusi menyumbangkan lima penghargaan Excellent sekaligus dua Best Presentation.
Tiga diantaranya adalah SS Starplus, SS Exacc dan SS Max yang berasal dari Petrokimia Kayaku. Berikutnya adalah SS Commorbid dan SS Bio U Ditch yang masing-masing berasal dari Petrokopindo Cipta Selaras (PCS) dan Koperasi Konsumen Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG).
Baca Juga: Pertama Kali Jajal KA Cepat Jakarta-Bandung, Jokowi: Kecepatan 350 Km Per Jam Tak Terasa
"Untuk Gugus Inovasi dari PCS dan K3PG juga mendapatkan penghargaan tambahan, masing-masing terpilih sebagai Best Presentation," ujar Dwi Satriyo.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa inovasi saat ini lebih dari sekedar budaya dan tata nilai di Petrokimia Gresik, namun sudah menjadi DNA perusahaan.
Untuk itu, Manajemen sangat mendukung setiap Insan Petrokimia Gresik yang ingin menunjukkan karyanya melalui kompetisi semacam ini.
“Selain memberikan dampak positif dalam mendukung pertumbuhan bisnis Perusahaan, dengan mengikuti kompetisi semacam ini, inovasi yang telah dilakukan tim kami juga mendapat pengakuan dari stakeholder dan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi industri di Indonesia bahkan hingga internasional,” ujar Dwi Satriyo.
Sementara IQPC adalah ajang konvensi inovasi internasional yang diikuti peserta dari negara-negara Asia. Tahun ini dilaksanakan di Kuala Lumpur pada tanggal 4-7 September 2023.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
