
Direktur Utama RSUD Soewandhie Kota Surabaya dr Billy Daniel Messakh.
JawaPos.com–Kasus pencurian limbah medis di RSUD Soewandhie Surabaya terungkap. Polisi menetapkan satu oknum wartawan sebagai tersangka otak pencurian limbah medis di RSUD Soewandhie Surabaya.
Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho mengatakan, PI menjadi tersangka setelah terbukti memerintahkan ZA, 25, yang bekerja di rumah sakit sebagai cleaning service. ZA sudah terlebih dulu diamankan Polsek Simokerto.
”Dia menyuruh karena butuh bahan untuk pemberitaan. Bahannya itu minta ke ZA, kategori barang yang dipesan bukan barang bebas atau kuasa ZA, jadi kategorinya pencurian. Barang itu untuk mengondisikan SOP pembuangan limbah, diskenariokan tidak sesuai SOP (dibuang ke TPS),” terang Dwi Nugroho.
Dwi menyebutkan, PI ingin memeras atau mencari keuntungan ke pihak rumah sakit dengan citra buruk. RS seolah menyalahi standar operasional prosedur (SOP) pembuangan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3). Namun, hingga keduanya diamankan, pemerasan terhadap rumah sakit belum dilakukan.
Sebelumnya, seorang pegawai kebersihan atau cleaning service RSUD Soewandhie harus berurusan dengan Kepolisian. Itu lantaran pihak RSUD Soewandhie melaporkan pria berinisial ZA itu karena diduga mencuri limbah medis dari rumah sakit untuk dibuang sembarangan.
Direktur Utama RSUD Soewandhie Kota Surabaya dr Billy Daniel Messakh membeberkan kronologi kejadian hilangnya limbah (safety box) laboratorium. Kejadian itu bermula pada Senin (14/8) pukul 13.15 WIB.
”Saat itu ada laporan dari pelaksana sanitasi saat membuang sampah domestik di TPS Tambak Rejo Surabaya. Terdapat dua orang yang merekam kegiatan pembuangan sampah domestik,” kata Billy.
Pada saat yang bersamaan, Billy menyebut, salah satu dari orang yang tidak dikenal itu memberitahukan jika ada limbah medis jarum suntik dalam safety box (sampah medis) di TPS Tambak Rejo. Sampah medis itu dikemas dalam kantong plastik hitam.
”Kemudian mereka (orang tidak dikenal) mengatakan bahwa ini (kemasan berisi safety box) adalah sampah RSUD Soewandhie,” ujar Billy.
Mendapat informasi temuan sampah medis di TPS Tambak Rejo, Billy menyatakan, petugas sanitasi melaporkan kejadian tersebut kepada Kabag Umum dan Keuangan RSUD Soewandhie.
”Kabag Umum dan Keuangan kemudian memerintahkan agar membawa bukti safety box (sampah medis) di TPS Tambak Rejo ke rumah sakit untuk dijadikan barang bukti laporan ke kepolisian,” jelas Billy Daniel Messakh.
Tak berhenti di sana, pihak RSUD Soewandhie lantas melakukan penelusuran penyebab sampah medis bisa ada di TPS Tambak Rejo. Penelusuran dilakukan dengan mengecek ke CS laboratorium apakah pada hari itu mengeluarkan safety box di Depo LB3 (Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun) area Lab.
”Ternyata safety box (sampah medis) dikumpulkan di Depo (area Lab) sekitar pukul 09.00 WIB,” ungkap Billy.
Lantas pihak sanitasi melakukan pengecekan ke petugas di TPS LB3 area Lab RSUD Soewandhie. Itu untuk memastikan apakah pada hari itu ada pengambilan safety box (sampah medis) laboratorium mulai pagi sampai siang hari.
”Ternyata di saat itu tidak ada pengambilan dan ini dibuktikan pada register pencatatan kosong,” sebut Billy.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
