
Pelatihan pembuatan es puter untuk anak-anak jalanan di Taman Paliatif Surabaya dibimbing mahasiswa PPG Prajabatan gelombang 2 Universitas Negeri Surabaya.
JawaPos.com–Tim mahasiswa PPG Prajabatan gelombang 2 Universitas Negeri Surabaya bekerja sama dengan komunitas Save Street Child (SSC) memberikan pelatihan pembuatan es puter untuk anak-anak jalanan di Taman Paliatif Surabaya.
Pelatihan diadakan sebagai bentuk kegiatan pengabdian dari mahasiswa Program Profesi Guru (PPG). Tak hanya memberikan pelatihan pembuatan es puter, kegiatan yang bertajuk Sains-Preneur itu juga membekali peserta dengan materi kewirausahaan.
”Tujuan utama dari adanya kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan anak-anak jalanan berbasis fun-science dengan contoh yang dekat di kehidupan sehari-hari mereka," ujar Dhani, mahasiswa PPG bidang kimia.
Saat ini, lanjut dia, penting bagi setiap individu untuk memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam dunia kerja. Namun, tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk mengembangkan keterampilan tersebut.
”Salah satu kelompok yang menurut kami sering terabaikan adalah anak jalanan, yang sering kali menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang besar,” tutur Amin, mahasiswa PPG bidang ekonomi.
Kegiatan Sains-Prenuer dihadiri 15 anak jalanan yang sebagian besar tinggal di permukiman sekitar jalur kereta api kawasan Ambengan. Agenda pertama yang diberikan pemberian materi kewirausahaan yang disampaikan beberapa mahasiswa PPG Prajabatan bidang ekonomi.
Semua peserta dalam kegiatan itu dibagi menjadi empat kelompok. Setiap kelompok didampingi kakak pendamping mahasiswa PPG Prajabatan dari bidang ekonomi dan juga kimia.
Sebagian peserta masih anak SD, tetapi beberapa dari mereka sudah bekerja sampingan sebagai penjual koran. Dalam sesi diskusi kewirausahaan, salah satu peserta dengan antusias maju di depan bercerita tentang kegiatan menjual koran di area Ambengan.
Setelah sesi diskusi kewirausahaan selesai, agenda selanjutnya pelatihan membuat es puter dengan alat sederhana, seperti baskom, kaleng, garam, es batu, dan juga susu. Setiap satu kelompok diberikan satu set peralatan sederhana tersebut untuk membuat es puter. Semua peserta sangat antusias dan saling bergantian memutar kaleng untuk membuat es puter, beberapa peserta lain sibuk menghias cup es krim yang sudah disediakan panitia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
