Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 22.34 WIB

Penyewa Joki UTBK-SNBT di Universitas Negeri Surabaya Ternyata Bidik Jurusan Kedokteran

Ilustrasi joki UTBK-SNBT 2026 di Universitas Negeri Surabaya. (AI) - Image

Ilustrasi joki UTBK-SNBT 2026 di Universitas Negeri Surabaya. (AI)

JawaPos.com - Kasus dugaan perjokian ditemukan pada hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Negeri Surabaya, Selasa (21/4).

Terbaru, terungkap fakta bahwa penyewa jasa joki tersebut mengincar kusi Fakultas Kedokteran di salah satu perguruan tinggi negeri wilayah Malang, Provinsi Jawa Timur. Artinya, Unesa hanya sebagai lokasi ujian.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, setelah meninjau pelaksanaan UTBK-SNBT hari kedua di Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya.

"Iya, kedokteran (jurusan yang diincar peserta penyewa joki), kedokteran salah satu perguruan tinggi di Jawa Timur. (Profil pelaku dari Surabaya?) Kita masih menunggu hasil penyelidikan," ucapnya.

Menurut Prof. Atip, kasus perjokian UTBK-SNBT tidak hanya mencederai integritas pendidikan Indonesia, tetapi sudah masuk ranah kriminal. Sebab pelaku joki ini nekat memalsukan identitas demi keuntungan ekonomi.

"Kita harus bertindak tegas, ini (temuan kasus perjokian) harus didalami, bukan hanya jokinya saja, tetapi dia bertindak atas nama siapa, keduanya karena melakukan perbuatan yang melanggar aturan," tegas Prof. Atip.

Di sisi lain, Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya, Martadi mengungkap penjoki tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 23 - 24 tahun.

"Kemarin yang bersangkutan kita tanya, katanya dia orang Madura. Namun ketika kita tanya dalam bahasa Madura, dia tidak bisa, memang anak yang dijoki berasal dari sana, sehingga dia mengaku seperti itu," tutur Martadi.

Modus yang dilakukan pun terbilang cerdik. Ia menggunakan foto yang sama dengan kartu UTBK-SNBT 2025, hanya sedikit diedit untuk mengelabui pengawas. Namun nama peserta yang diduga klien berbeda.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore