
JANGAN ADA LAGI: Ilustrasi foto kekerasan terhada anak dan perempuan.
JawaPos.com – Dua di antara tiga pemerkosa Bunga akhirnya diringkus polisi. Ironisnya, semua pelaku masih di bawah umur. Mereka sempat patungan membeli minuman keras (miras) sebelum memerkosa bocah 15 tahun itu.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Wardi Waluyo mengatakan, pelaku terakhir yang diringkus berinisial F.
Dia adalah kenalan korban yang membawanya ke lokasi pemerkosaan. ’’Kenal lewat medsos,’’ ujarnya Minggu (30/4).
Wardi memaparkan, pelaku mengajak korban makan sebelum kejadian. Bunga kemudian diboncengkan ke Jalan Arjuno.
Dalihnya untuk menemui teman. Rupanya, di sana sudah ada dua pelaku lain yang sedang berpesta miras yang dibeli dari hasil patungan.
Bunga selanjutnya dipaksa ikut minum. Dalam kondisi teler, Bunga digerayangi secara bergiliran. ’’Detail lainnya masih dalam pendalaman,’’ paparnya.
Wardi mengungkapkan, perburuan terhadap F sempat menemui hambatan. Sebab, keluarganya berusaha menyembunyikan keberadaannya. Polisi mencari yang bersangkutan sampai Gresik.
’’Ternyata sembunyi di rumahnya. Keluarga menyerahkan setelah diberi pemahaman,’’ paparnya.
Penangkapan pelaku kedua itu membuat pekerjaan rumah berkurang. Kini tinggal satu pelaku yang belum tertangkap. Wardi mengklaim sudah mengantongi lokasi tempatnya bersembunyi.
’’Bukan di Surabaya. Lari ke luar kota,’’ terangnya.
Wardi menuturkan, fakta dua pelaku yang ditangkap masih di bawah umur perlu mendapat perhatian. Apalagi, mereka bisa mendapat miras dengan mudah.
’’Kunci pengawasannya ada di keluarga dan orang-orang terdekat,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Bunga sudah keluar dari RSUD dr M. Soewandhie. Kini dia diamankan pihak keluarganya dengan menyewa kamar kos.
TDA, orang tua Bunga, mengaku menyewa kamar kos dengan biaya sendiri. Kos yang disewa masih di Surabaya yang lokasinya berdekatan dengan rumah kerabatnya. ’’Sewa biaya sendiri,’’ tuturnya.
Itu dilakukan demi melindungi privasi anaknya. Dia tidak mau lokasi tempatnya menginap diketahui orang lain. Sebab, korban butuh istirahat dengan tenang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022