Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 April 2023 | 18.58 WIB

Lebaran Pertama, Pemudik dari Surabaya yang Naik Kereta Lebih Sedikit

Ilustrasi sejumlah pemudik menggunakan transportasi kereta api. - Image

Ilustrasi sejumlah pemudik menggunakan transportasi kereta api.

JawaPos.com–Pada Hari Raya Idul Fitri Sabtu (22/4), volume penumpang kereta api yang berangkat dari stasiun di Daop 8 Surabaya lebih sedikit.

Berdasar data pukul 11.00 (22/4), sebanyak 16.735 penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, mulai 14 hingga 22 April sebanyak 187.370 penumpang telah menggunakan KA keberangkatan dari wilayah Daop 8 Surabaya.

”Mulai 14 sampai 22 April, jumlah penumpang yang naik sebanyak 187.370, sedang yang turun 156.189 penumpang,” tutur Luqman Arif.

Dia menjelaskan, selama masa angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 8 memberangkatkan 40 KA jarak jauh reguler dan 9 KA tambahan. Masyarakat bisa mengakses update ketersediaan tempat duduk di aplikasi KAI Access.

Dia menambahkan, pada masa angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan semua aspek untuk melayani pelanggan secara maksimal. Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan.

Sebelumnya, untuk mempersiapkan SDM KAI yang kompeten, andal, serta bertanggung jawab, KAI Daop 8 Surabaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya melaksanakan tes narkoba secara acak kepada jajaran Daop 8 Surabaya. Kegiatan pemeriksaan tes narkoba dilaksanakan di UPT Crew KA Sidotopo dan UPT Crew KA Surabaya Pasar Turi.

”Tes narkoba diikuti 30 pekerja awak sarana perkeretaapian (ASP). Yang terdiri atas masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, dan polsuska. Ini untuk memastikan pekerja yang bertugas mampu menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA,” ujar Luqman Arif.

”KAI juga melakukan sidak deteksi penyalahgunaan narkotika di beberapa lokasi,” tambah Luqman Arif.

Pemeriksaan tes narkoba dilakukan di luar pemeriksaan rutin yang dilakukan kepada ASP saat akan melaksanakan dinas. Hal itu dilakukan guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan perjalanan KA kepada para pelanggan KA. Utamanya untuk menyambut angkutan Lebaran tahun ini.

”Apabila ada petugas yang dinyatakan positif akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalaminya,” ucap Luqman Arif.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore