Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 April 2022 | 20.49 WIB

Gedung Belum Dibangun, SMPN 2 Tulangan Bakal Terima 160 Siswa Baru

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo tahun ini membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk SMPN 2 Tulangan. Meskipun gedung sekolah tersebut belum terbangun.

Jadi, total ada 45 SMPN yang menggelar PPDB tahun ini. Kuota yang dibuka di SMPN 2 Tulangan adalah lima kelas. Setiap kelas diisi 32 siswa sehingga ada 160 siswa yang akan diterima.

Kepala Dinas Dikbud Sidoarjo Tirto Adi mengatakan, bangunan SMPN 2 Tulangan memang belum ada. Saat ini masih sebatas pengurukan lahan di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan. Namun, rencananya pertengahan tahun ini sekolah baru tersebut mulai dibangun. ”Minimal ruang kelas untuk siswa yang diterima ini bisa terbangun di sana tahun ini,” jelasnya.

Sesuai perencanaan, tahun ini akan dibangun sepuluh kelas di sana. Tahun depan pembangunan akan dilanjutkan. ”Ada sepuluh yang dibangun, untuk siswa kelas VII dan VIII nantinya,” ujar dia. Anggaran untuk ruang kelas tersebut Rp 7 miliar.

Nah, siswa yang diterima di SMPN 2 Tulangan pada PPDB tahun ini sementara akan belajar di SMPN 1 Tulangan. ”Kelasnya di SMPN 1 Tulangan ada. Sementara di sana dulu sambil menunggu pembangunan SMPN 2 Tulangan rampung,” ucap Tirto.

Guru pengajar juga sudah ada. Diambilkan dari guru-guru yang jam mengajarnya masih kurang. Karena itu, Tirto memastikan, meskipun ada siswa SMPN 2 Tulangan di SMPN 1 Tulangan, proses pembelajaran siswa SMPN 1 Tulangan tak akan terganggu.

Mantan kepala dinsos itu menerangkan, mekanisme dan jadwal penerimaan siswa di SMPN 2 Tulangan sama seperti penerimaan di sekolah lain. ”Tidak ada bedanya,” kata Tirto.

Selain SMPN 2 Tulangan, tahun ini dikbud berencana membangun SMPN 2 Prambon. Hanya, pembangunan SMPN 2 Prambon ternyata belum bisa tahun ini. ”Tahun ini masih sebatas pembebasan lahan dan pengurukan,” ujarnya. Karena itu, dalam PPDB tahun ini belum dibuka kuota untuk SMPN 2 Prambon.

Tirto menyatakan, PPDB tahun ini tak banyak berubah dari tahun lalu. Tahun ini Pemkab Sidoarjo juga memberikan prioritas bagi siswa asal SD/MI yang sulit terjangkau. Dikbud sudah mengidentifikasi ada delapan SD/MI yang sulit terjangkau atau terpencil di Sidoarjo (lihat grafis).

Siswa dari SD/MI tersebut mendapat prioritas untuk masuk SMPN terdekat dari tempat tinggal mereka. Jalur penerimaan mereka dimasukkan ke jalur afirmasi. Tujuannya, siswa dari tempat sulit terjangkau tidak putus sekolah. Selain itu, jumlah mereka tidak banyak. Sehingga Tirto memastikan mereka bisa tertampung.

---

SD/MI SULIT TERJANGKAU DAPAT PRIORITAS MASUK SMPN


  1. SDN Gebang 2 Sidoarjo

  2. MI Al-Abror Kalikajang Gebang Sidoarjo

  3. SDN Kedungpeluk 2 Candi

  4. SDN Sawohan 2 Buduran

  5. SDN Tambak Kalisogo 1 Jabon

  6. SDN Kupang 3 Jabon

  7. SDN Kupang 4 Jabon

  8. SDN Kedungpandan 2 Jabon


Sumber: Dinas Dikbud Sidoarjo

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore