Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Februari 2022 | 23.04 WIB

Dirjen Vokasi Apresiasi Motor Listrik Karya Pelajar SMK Krian 2

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Seluruh SMK di Sidoarjo terus didorong untuk lebih banyak menjalin kerja sama dengan industri. Baik terkait training, penyediaan media praktik, bimtek, maupun penjaringan tenaga kerja.

Permintaan tersebut disampaikan Dirjen Vokasi Kemendikbudristek RI Wikan Sakarinto saat hadir di dua SMK di Sidoarjo, kemarin (4/2). Yakni, SMK YPM 8 Sidoarjo dan SMK Krian 2.

Di SMK YPM 8 Sidoarjo, Wikan meresmikan teaching factory baru sekaligus meninjau mobil listrik buatan siswa di sana. ”Mereka bikin mobil listrik dan dijual ke SMK lain untuk bahan pembelajaran. Ini patut dicontoh,’’ katanya.

Selain ke SMK YPM 8 yang berlokasi di Sarirogo itu, Wikan juga mengunjungi SMK Krian 2. Di Sekolah ini, Wikan meresmikan workshop pusat keunggulan yang juga jadi percontohan nasional.

Workshop itu terbentuk sebagai tindak lanjut prestasi Kepala SMK Krian 2 Indra Wahyu Suliswanto yang mendapatkan Anugerah CEO (Chief Executive Officer) 2021 dua kategori sekaligus, yakni Unggul dan Cakap Digital.

Wikan mengepresiasi, workshop maupun program project based learning (PJL) di SMK Krian 2 sudah dijalankan 100 persen oleh siswa. Di sekolah lain, top management-nya masih guru. Yang mencari project juga masih gurunya, yang mencari market dan promosi juga guru. ''Di sini yang mengelola 100 persen siswa semua. Ini yang harus dicontoh,’’ pintanya.

Dia menyebut Maret mendatang, rapor pendidikan per provinsi akan dirilis. Rapor itu menampilkan capaian pemda dalam mengembangkan pendidikan. ”Insya Allah dengan segala terobosannya, semoga Jatim dapat,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi yang juga hadir meminta SMK menangkap peluang ekonomi yang ada di Jatim. ”Sebanyak 50 persen lebih aktivitas ekonomi Jatim ada di Gerbangkertosusila dan intinya ada di tiga daerah. Yakni, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya. Peluang ini perlu ditangkap SMK,’’ pintanya.

Wahid meminta semua SMK paham bahwa tugas pertama SMK adalah mengantar siswa siap jadi karyawan perusahaan profesional. ”Kedua, tugas SMK adalah membangun siswa berani usaha. Tidak harus menunggu lulus. Karena wirausaha juga belajar, potensi yang ada di Sidoarjo itu harus dimanfaatkan dengan baik,’’ ungkapnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore