Aulia Uswatun Hasanah, Siswa kelas 12 SMP-SMK YP Mulia, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dahulu, jam istirahat selalu menjadi momen paling riuh di SMP-SMK YP Mulia, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Gerobak jajanan berjejer, anak-anak berkerumun, dan suara tawar-menawar kecil bercampur dengan tawa yang pecah di berbagai sudut.
Namun kini berubah saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) datang, memang pada jam istirahat, kantin dan jajanan tetap ada. Namun, riuhnya sudah sedikit berkurang. salah satu anak yang sedang duduk di kelas 12, Aulia Uswatun Hasanah tampak bersyukur dengan adanya program ini.
“Semenjak ada MBG, terasa lebih kenyang gitu Kan disini jajannya itu-itu aja dan ditambah MBG jadinya, ini baru gitu lho, makanan baru nih. Jadi anak-anak pada minat. Jajan tetap, tapi agak berkurang, karena ada MBG,” kata Aulia saat ditemui di sekolahnya, Selasa (9/12).
Dia pun mengungkap adanya MBG juga membuatnya lebih irit. Biasanya, uang jajan Rp 30 ribu sehari habis seketika. Namun, kini uang tersebut bisa digunakannya untuk menabung.
Senyumnya muncul pelan, campuran antara lega dan bangga. Bukan perkara mudah bagi anak seusianya untuk mengelola uang jajannya sendiri, tetapi MBG memberinya ruang untuk lebuh hemat.
“Jajan per hari Rp 30.000, lebih hemat kalau ada MBG, biasanya habis. Semenjak ada MBG, masih sisa duitnya. (Orang tua) ikut senang sekarang bisa lebih nabung. Jadi irit. (Tabungannya) nanti kalau ada yang ngajak main, biar ada duit dan yang diinginkan tercapai,” jelasnya.
Bagi banyak orang dewasa, perubahan itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi Aulia, yang setiap harinya membawa uang jajan terbatas, efeknya terasa langsung. Ketika uang jajannya tidak habis di kantin, ia bisa menyisihkannya.
Meski begitu, bukan berarti semua menu MBG langsung cocok di lidahnya. Ia pun pernah memberi catatan kepada pengelola MBG dengan menuliskannya pada sebuah kertas. Saat itu, lauknya rendang yang menurutnya memiliki rasa yang kurang.
“Pernah, pas ngeliat makannya nggak cocok, waktu itu aku tulisin pakai kertas. Lauk-nya rendang. Suka, cuma kurang gitu loh rasanya. Kayak lebih keras gitu. Tetep aku makan karena lapar,” jelas dia.
Di antara semua menu MBG, ada satu yang paling ia tunggu, yakni chicken katsu. Ketika ditanya apakah sering disediakan, ia mengangguk cepat. “Sering. Chicken katsu tuh habis semua. Telur juga enak. Buah favorit apel. Kadang yang nggak enak tetap dimakan juga,” ungkapnya.
Di sisi lain, dia mengaku adanya MBG tak mengubah pola makannya. Sebab, ia tetap sarapan di rumah dan jajan di sekolah, yang berbeda mungkin hanya gizi setelah adanya MBG yang tampak sangat tercukupi.
“Sarapan setiap hari di rumah. Di sini makan, di rumah makan. Di sekolah makannya jam setengah 12. Mau makanan datang pagi, makannya tetap jam segitu,” jelasnya.
Selain makanan, akunya, suasana sekolah juga ikut berubah, yakni guru-guru lebih memperhatikan soal apa yang dimakan para siswa. Bahkan, seringkali guru meminta para siswa untuk memakan yang disediakan program MBG.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022