
Reni Astuti. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Komitmen DPRD Surabaya untuk terjun langsung dan menemani warga terus dilakukan pada masa pandemi. DPRD Surabaya berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan perekonomian warga di Kota Surabaya.
Kamis (3/2) malam, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti menghadiri agenda Forum Konsultasi Publik. Acara itu dilakukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Surabaya Tahun 2023.
Pimpinan DPRD Surabaya tersebut menyoroti perihal kondisi balai RW yang tersebar se-Surabaya agar mendapat perhatian pemkot. Terlebih, Reni sering berkeliling ke berbagai balai RW di Surabaya.
Ketika menemui warga di balai RW, lanjut Reni, masih ada kondisi bangunan yang tidak layak. Beberapa balai RW disebutnya masih tidak terhubung dengan saluran PDAM.
”Di Kelurahan Putat Jaya, ada yang tidak ada kloset. Ada juga yang nggak ada airnya. Ini saya kira menjadi catatan, oleh karena itu terkait dengan support anggaran sarana prasarana termasuk bangunan fisik balai RW ini minta untuk menjadi perhatian juga,” kata Reni pada Jumat (4/2).
Reni berharap Pemerintah Kota Surabaya bisa melakukan mapping dan klasterisasi status tanah balai RW. Dengan demikian, Pemkot Surabaya bisa tahu kelayakan setiap balai RW. Sehingga solusi bisa ditemukan.
Reni menegaskan, balai RW memiliki fungsi untuk berbagai macam kegiatan di samping pelayanan warga. Pemkot Surabaya diharapkan membenahi kondisi balai RW supaya lebih representatif.
”Itu (balai RW) juga punya fungsi kesehatan, kegiatan kader kesehatan. Digunakan juga untuk fungsi pendidikan yaitu Pos PAUD Terpadu (PPT) dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM),” ujar Reni.
Hal demikian, lanjut Reni, sejalan dengan harapan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang mengarahkan seluruh pihak agar pelayanan publik makin dekat kepada warga.
”Nah, bagaimana kita support balai RW menjadi representatif, multifungsi, dan bisa digunakan secara nyaman sebagai salah pusat kegiatan masyarakat dalam berkontribusi memajukan Kota Surabaya,” jelas Reni.
Reni mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga fasilitas pelayanan publik seperti pesan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Balai RW sebagai salah satu fasilitas pelayanan publik, harus dijaga karena digunakan untuk banyak hal.
”PAUD kan juga di balai RW. Menerima tamu dan keluhan warga juga di sana. Nah kalau balai RW dijaga, publik makin bahagia,” tutur Reni.
Reni memastikan akan terus berkeliling ke berbagai balai RW untuk bertemu warga, menerima keluhan dan masukan. ”Ini sebagai cara membuat Surabaya lebih sejahtera,” ujar Reni.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
