
Ilustrasi police line. (Adnan Reza Maulana/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Keluarga pengacara Firdaus Fairuz mengajukan penangguhan penahanan untuk tersangka penganiaya pembantunya tersebut. Perempuan 52 tahun yang tinggal di Jalan Manyar Tirtomoyo ini disebut memiliki gangguan kejiwaan.
Adik tersangka Fairuz, Fahmi Muchammad menyatakan, kakaknya itu tidak sadar saat menganiaya pembantunya, Elok Anggraeni Setyawati. ”Kakak saya selama ini melakukan pengobatan kejiwaan di RSUD dr Soediran Mangun Sumarsono, Wonogiri,” kata Fahmi.
Belakangan sebelum ditangkap polisi, kondisi Fairuz membaik. Namun, tersangka harus tetap kontrol rutin agar tidak kambuh. Kini setelah ditahan, kondisi kejiwaannya disebut kambuh. Tersangka Fairuz diklaim mengalami depresi di dalam tahanan. Menurut Fahmi, kakaknya harus segera dirawat lagi agar gangguan jiwanya tidak semakin parah.
Fahmi menambahkan, berdasar hasil pemeriksaan dokter kejiwaan disimpulkan bahwa tersangka mengalami episode depresi berulang, kini episode berat tanpa gejala psikotik. Kesimpulan itu disampaikan dokter melalui surat yang diterima keluarga. ”Kalau kakak ingin bisa lebih baik harus dirawat secara intensif selama delapan bulan. Apabila tidak insentif bisa menjadi gangguan kejiwaan yang sangat berat,” ungkapnya.
Pengacara Fairuz, Abdul Salam menambahkan, gangguan jiwa itu dialami kliennya karena trauma berkepanjangan akibat pengalaman kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berkepanjangan. Kini pihak keluarga mengirim surat penangguhan penahanan ke Kejari Surabaya. Mereka melampirkan bukti surat dari dokter.
”Kami memohon kepada Kejari Surabaya agar bisa segera tahap II dan ditangguhkan tahanannya menjadi minimal tahanan kota supaya bisa dirawat di rumah sakit di Wonogiri,” ungkapnya.
Kasipidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima surat penangguhan penahanan tersebut. Hanya saja, dia masih belum bersikap. Sebab, tersangka dan barang bukti belum diserahkan kepada kejaksaan. ”Masih penyidikan ya. Belum bisa memastikan,” kata Farriman.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
