Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 April 2021 | 19.48 WIB

Harga Cabai Melandai, di Surabaya Kini Rp 80 Ribu Per Kg

Sejumlah pedagang di pasar induk saat menata  pasokan bumbu dapur seperti cabai merah dan bawang yang datang dari daerah di pasar Induk, Jakarta, Minggu (10/2/2020). Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menyebut terjadi inflasi sebes - Image

Sejumlah pedagang di pasar induk saat menata pasokan bumbu dapur seperti cabai merah dan bawang yang datang dari daerah di pasar Induk, Jakarta, Minggu (10/2/2020). Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menyebut terjadi inflasi sebes

JawaPos.com - Harga cabai mulai melandai. Sebelumnya, harga komoditas tersebut naik drastis sejak bulan lalu. Penyebabnya, cuaca yang masih sering hujan deras berdampak pada kualitas cabai yang layak jual. Selain itu, terjadinya bencana alam di beberapa daerah juga memengaruhi kondisi cabai. Alur distribusinya ke berbagai daerah pun terhambat.

Indarti, pedagang CitraLand Fresh Market Surabaya, mengatakan bahwa harga cabai turun sejak beberapa hari terakhir. Misalnya, cabai hijau dan merah kecil saat ini dijual Rp 80 ribu per kilogram (kg).

Sebelumnya, sekitar dua pekan lalu, harga cabai tersebut masih Rp 120 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar Rp 80 ribu per kg.

Pada dua pekan lalu, harganya masih Rp 90 ribu per kg. Untuk cabai hijau besar, kini harganya Rp 40 ribu, turun dari harga sebelumnya Rp 50 ribu per kg. Turunnya harga cabai tersebut terjadi karena saat ini mulai masuk masa panen.

’’Saya juga pas kulakan harganya turun. Kayaknya sih akan turun terus ya sampai Ramadan,” ucap Indarti kemarin (2/4). Dia mengaku banyak membeli cabai asal Banyuwangi dan Probolinggo.

Untuk cabai kecil merah misalnya, dia sempat mendapatkan harga kulakan Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu per kg dalam beberapa hari terakhir. Kemudian, cabai besar hijau dia dapatkan dengan harga Rp 32 ribu hingga Rp 28 ribu per kg. Di sisi lain, cabai merah didapatnya Rp 50 ribu hingga Rp 48 ribu per kg.

Meski harga cabai turun, Indarti tidak yakin cabai akan terserap dengan baik di tingkat konsumen. Pasalnya, menjelang Ramadan kali ini, belum terlihat tanda-tanda peningkatan pembelian yang signifikan.

’’Orang-orang masih biasa-biasa saja belinya. Mungkin karena pandemi ya, jadi kondisinya ndak terlalu banyak makan enak, ndak terlalu masak yang banyak,” ungkapnya.

Pada data Siskaperbapo Disperindag Jawa Timur, secara harian di semua pasar di Surabaya harga rata-rata cabai rawit di tingkat konsumen turun dari Rp 62.981 per kg menjadi Rp 62.762 per kg.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tak Tanggung Biaya Kesehatan Pasien Kategori Ini

Selama Maret lalu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, harga cabai rawit di Surabaya mengalami kenaikan 14,07 persen dalam sebulan terakhir dibandingkan periode Maret tahun lalu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=I1YTmi_rEpc

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore