
LINGKUNGAN HIJAU: Suroto membuat pupuk kompos dari limbah rumah tangga dan dedaunan. Warga sekitar boleh menyetorkan sampah organik. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
RT 1, RW 1, Desa Tebel, Gedangan, Sidoarjo, tak lagi kumuh. Sepanjang Kali Bendo terlihat indah dengan beragam mural dan aneka tanaman. Wilayah tersebut dikenal sebagai Kampung Literasi Tapak Kali Bendo.
---
KONDISI Kali Bendo bersih. Anak-anak pun tak ragu jika bermain air di sana. Bahkan, menurut Suroto, penggiat literasi Kali Bendo, anak-anak diberi misi khusus. Sebelum bermain air, mereka diminta untuk membersihkan sampah sungai terlebih dahulu dengan jaring dan tong plastik. ’’Setiap hari ada anak-anak yang membersihkan sungai. Ya, pagi, siang, dan sore,’’ tuturnya.
Itu merupakan salah satu upaya Suroto memberikan edukasi mengenai lingkungan kepada anak-anak. ’’Jadi, tak hanya berenang, tapi juga merawat kebersihan kali,’’ paparnya. Minimal mengambil sampah. Baik plastik maupun dedaunan. ’’Mereka tidak berkeberatan. Sebaliknya, anak-anak sangat senang,’’ katanya.
Sejak 2010, Suroto mengawali penghijauan dengan dibantu sang istri dan anak. Dia menyiapkan banyak komposter untuk pembuatan pupuk kompos. Warga sekitar boleh menyetorkan sampah organik. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan pot gratis. ’’Di pot itu bisa ditanam tumbuhan yang disukai. Lalu, ditaruh di depan rumah,’’ ucapnya.
Hingga sekarang, cara itu terus berjalan. Kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan pun muncul. Ada rumput tinggi di depan rumah, mereka langsung membersihkannya. Halamannya dipenuhi tumbuhan. Bahkan, dinding rumah mereka dilukis mural.
Pada 2013, Suroto berfokus pada budi daya tanaman merambat sebagai tanaman hias. Selain itu, pria 58 tahun tersebut melakukan pembibitan lidah buaya. Lalu, lidah buaya dikembangkan sebagai olahan produk yang menguntungkan. ’’Bisa jadi puding, jeli, dan minuman lidah buaya,’’ katanya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
