
PERMINTAAN BERTAMBAH: Salah seorang penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen di UTD PMI Surabaya beberapa waktu lalu. Saat ini UTD PMI tak memiliki persediaan plasma. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Surabaya sedang mencari cara. Terutama untuk menangani krisis persediaan plasma konvalesen. Sebab, saat ini tidak tersedia sama sekali stok plasma konvalesen.
Selasa (17/11) stok plasma tinggal satu kantong. Sementara itu, Rabu (18/11) sudah tidak ada stok sama sekali. Jika ada permintaan plasma konvalesen sebagai terapi pasien Covid-19 yang menjalani perawatan, UTD PMI Kota Surabaya terpaksa menolak. ”November ini permintaan plasma kembali naik, sementara pendonor mengalami penurunan,” ucap Kabag Pelayanan dan Humas UTD PMI Kota Surabaya Martono Adi.
Bulan lalu, permintaan harian plasma konvalesen rata-rata 11 kantong per hari. ”Namun, memasuki November, permintaan naik jadi 15 kantong sehari. Sementara itu, jumlah pendonor yang mau menyumbangkan plasma tidak banyak,” ucapnya.
Selain mencukupi kebutuhan plasma konvalesen di Surabaya, UTD PMI melayani permintaan dari luar daerah. Saat ini permintaannya juga terus ada. Tercatat sudah enam daerah mengajukan permohonan plasma. Yakni, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Malang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Batu.
Selama stok masih ada, plasma selalu disumbangkan ke beberapa daerah yang mengajukan. Namun, kemarin pelayanan itu tidak bisa diberikan. ”Stok plasmanya sudah tidak ada,” jelasnya.
Turunnya jumlah pendonor plasma tersebut bisa terjadi lantaran sudah banyak pasien sembuh di Surabaya. Pertambahan kasus juga melambat. Soal lainnya, masih ada ketakutan penyintas Covid-19 untuk berbagi plasma. Khawatir kesehatan mereka turun setelah menyumbang plasma. Padahal, isu tersebut tidak benar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
