
Ilustrasi pilkada serentak Dok. JawaPos
JawaPos.com–Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) berencana untuk turun ke jalan pada Selasa (20/10). Mereka menuntut pemerintah mencabut UU Cipta Kerja.
Menurut Juru bicara Getol sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jatim Nuruddin, massa yang turun datang dari berbagai elemen. Di antaranya serikat pekerja, mahasiswa, dan LSM. Mereka akan mulai melakukan demonstrasi pada siang hari.
”Kami akan berkumpul di KBS pukul 12.00. dari situ kami longmarch menuju gedung Grahadi. Estimasi diikuti 3.000 peserta aksi,” tutur Nuruddin.
Belajar dari aksi sebelumnya, lanjut dia, untuk mengantisipasi adanya penyusup yang memprovokasi tindakan anarkis, setiap masing-masing elemen di Getol diimbau untuk menggunakan seragam masing-masing organisasi. Ketika ditanya mengenai keikutsertaan pelajar, Nuruddin menampik. ”Pelajar tidak masuk dalam elemen Getol. Tapi kalau melarang itu nggak bisa karena itu hak masing-masing orang,” jawab Nuruddin,
Nuruddin memastikan, Getol mampu mengontrol individu yang mengikuti demonstrasi. ”Tapi massa, kami tidak bisa mengontrol. Kami bisa mengontrol individu untuk tidak bertindak anarkis. Nah, untuk mencegah adanya provokasi, kami akan menekankan pada koordinator lapangan untuk mencegah demonstran agar tidak terprovokasi,” tutur Nuruddin.
Nuruddin menegaskan, pihaknya masih mengikuti dan mengawal kelanjutan UU Cipta Kerja karena dianggap tidak aspiratif dan tidak mempedulikan aspirasi publik. ”Aksi ini akan terus kita lakukan hingga tuntutan dikabulkan dan Omnibus Law dicabut,” ujar Nuruddin.
Sementara itu, pihaknya mengakui bahwa Getol sudah bertemu dengan Menko Mahfud MD minggu lalu. Namun tidak ada kesepakatan yang tercapai. ”Tidak puas dengan hasil pertemuan dengan Menko. Makanya turun aksi lagi,” ucap Nuruddin.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ZjxFeMLDlMk&ab_channel=JawaPos

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
