Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2020 | 02.31 WIB

Gerakan Tolak Omnibus Law Surabaya Rencanakan Kembali Turun ke Jalan

Ilustrasi pilkada serentak Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi pilkada serentak Dok. JawaPos

JawaPos.com–Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) berencana untuk turun ke jalan pada Selasa (20/10). Mereka menuntut pemerintah mencabut UU Cipta Kerja.

Menurut Juru bicara Getol sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jatim Nuruddin, massa yang turun datang dari berbagai elemen. Di antaranya serikat pekerja, mahasiswa, dan LSM. Mereka akan mulai melakukan demonstrasi pada siang hari.

”Kami akan berkumpul di KBS pukul 12.00. dari situ kami longmarch menuju gedung Grahadi. Estimasi diikuti 3.000 peserta aksi,” tutur Nuruddin.

Belajar dari aksi sebelumnya, lanjut dia, untuk mengantisipasi adanya penyusup yang memprovokasi tindakan anarkis, setiap masing-masing elemen di Getol diimbau untuk menggunakan seragam masing-masing organisasi. Ketika ditanya mengenai keikutsertaan pelajar, Nuruddin menampik. ”Pelajar tidak masuk dalam elemen Getol. Tapi kalau melarang itu nggak bisa karena itu hak masing-masing orang,” jawab Nuruddin,

Nuruddin memastikan, Getol mampu mengontrol individu yang mengikuti demonstrasi. ”Tapi massa, kami tidak bisa mengontrol. Kami  bisa mengontrol individu untuk tidak bertindak anarkis. Nah, untuk mencegah adanya provokasi, kami akan menekankan pada koordinator lapangan untuk mencegah demonstran agar tidak terprovokasi,” tutur Nuruddin.

Nuruddin menegaskan, pihaknya masih mengikuti dan mengawal kelanjutan UU Cipta Kerja karena dianggap tidak aspiratif dan tidak mempedulikan aspirasi publik. ”Aksi ini akan terus kita lakukan hingga tuntutan dikabulkan dan Omnibus Law dicabut,” ujar Nuruddin.

Sementara itu, pihaknya mengakui bahwa Getol sudah bertemu dengan Menko Mahfud MD minggu lalu. Namun tidak ada kesepakatan yang tercapai. ”Tidak puas dengan hasil pertemuan dengan Menko. Makanya turun aksi lagi,” ucap Nuruddin.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=ZjxFeMLDlMk&ab_channel=JawaPos

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore