
ILUSTRASI: BUDIONO/JAWA POS
Keuntungan reksa dana saham Andri Wongso yang rutin mengalir ke rekeningnya mendadak berhenti. Modal pun tak dapat ditarik. Ternyata ada duit panas yang mengalir ke rekening investasi.
---
Andri Wongso terlihat sangat gusar. Raut wajahnya tegang. Senyuman yang tersungging tampak dipaksakan. Dia kepikiran modal Rp 7,5 miliar yang diinvestasikan dalam bentuk reksa dana saham, tiba-tiba hilang. Keuntungan Rp 356 juta yang seharusnya sudah diterima, malah melayang.
Pria 32 tahun itu bukan orang baru di dunia perbankan dan investasi. Pengalamannya bekerja di tiga bank berbeda membuatnya sangat mengenal investasi yang bernama reksa dana saham. Hal itu pula yang membuat dia mengundurkan diri sebagai karyawan bank dan memilih bermain saham reksa dana.
Modalnya menghimpun dana dari orang yang pernah dikenalnya. Ada 12 orang yang tertarik dengan skema investasi yang dipresentasikan. Setoran bervariatif. Dari Rp 200 juta sampai Rp 1 miliar. Total yang terkumpul Rp 7,5 miliar. ”Rata-rata untuk tabungan hari tua,” kata Andri saat ditemui di sebuah resto di Grand City Mall Surabaya.
Uang itu kemudian ditanam melalui sebuah perusahaan manajer investasi. Perusahaan itu menawarkan saham perusahaan-perusahaan yang sudah punya nama besar.
Dia memperhitungkan banyak hal sebelum memilih perusahaan manajer investasi. Selain profil perusahaan, fund fact sheet dia lihat untuk memastikan saham yang akan dibeli bukan saham gorengan atau saham yang kualitasnya jelek.
”Di fund fact sheet, saya lihat ada nama-nama perusahaan ternama yang selama ini sangat eksis. Nama-nama perusahaan itu sudah tidak diragukan lagi. Apalagi, perusahaan itu dijalankan atas lisensi OJK. Reksa dana ini saya lihat grade-nya bagus banget. Bukan saham gorengan,” tuturnya.
Pada 2013, dia investasi Rp 7,5 miliar untuk membeli reksa dana saham melalui perusahaan manajer investasi tersebut. Dari modal itu, dia mendapat keuntungan Rp 178 juta setiap tiga bulan sekali.
Hingga pertengahan 2019, investasinya aman-aman saja. Masalah mulai ada ketika pencairan profit pada November 2019. Keuntungan yang rutin diterima, sudah tidak ada lagi. ”Modal ditarik pun tidak bisa,” ujarnya sedih.
Masalah itu muncul ketika Kejaksaan Agung mengusut dugaan korupsi Jiwasraya. Dari penyidikan terungkap bahwa ada duit hasil korupsi yang diduga dialirkan ke perusahaan manajer investasi tersebut. Korps Adhyaksa itu kemudian memblokir rekening perusahaan tersebut. Padahal, di dalam rekening itu, ada uang nasabah reksa dana. Rekening itu pula yang selama ini dipakai untuk membagikan profit ke investor. Profit pun tidak bisa dicairkan. Termasuk modal.
”Gara-gara kasus itu, NAB (nilai aktiva bersih, Red) semua turun. (Harga) saham mulai rontok,” ucapnya. Dia berusaha bertahan dengan memperpanjang masa investasi agar NAB tidak anjlok. Namun, itu tetap tidak bisa menolong. ”NAB terus turun sampai 50 persen. Ditambah dengan adanya pandemi, semakin tidak bisa bayar,” tuturnya.
Saham-saham reksa dana miliknya yang kualitasnya bagus tiba-tiba berubah menjadi saham gorengan. ”Manajemen bilang sudah tidak ada duitnya,” ungkapnya.
Dia sempat menyarankan agar semua saham perusahaan itu dijual saja. Hasilnya digunakan untuk pencairan nasabah yang sudah jatuh tempo. Namun, itu tidak bisa dilakukan karena semua saham sudah diblokir.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
