
Sebanyak 25 orang yang kedapatan tidak memakai masker di tempat umum kena sanksi melakukan kerja sosial di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Kota Surabaya, pada Minggu (28/6). Humas Pemkot Surabaya/Antara
JawaPos.com–Sebanyak 25 orang yang kedapatan tidak memakai masker dan tidak membawa kartu identitas penduduk saat berada di tempat umum kena sanksi melakukan kerja sosial di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (28/6).
Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya Eddy Christijanto, mereka kedapatan melanggar protokol kesehatan saat aparat kepolisian dan Satpol PP menggelar razia di kawasan jalan protokol dan pusat keramaian Kota Surabaya pada Sabtu (27/6) malam hingga Minggu (28/6) dini hari.
”Kami mengamankan 25 orang tak memakai masker dan tidak membawa identitas. Mereka pada Minggu (28/6) pagi tadi dikirim ke Liponsos Keputih. Sampai di sana mereka membantu membersihkan sampah di lapangan,” kata Eddy seperti dilansir dari Antara.
Selain membersihkan sampah, menurut dia, orang-orang yang melanggar Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru, itu harus membantu petugas menyajikan makanan untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tinggal di Liponsos Keputih. Setelah menjalankan kerja sosial, mereka diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulang pelanggaran dan kemudian diperbolehkan pulang.
Baca juga : Pelanggar Protokol Kesehatan di Surabaya Disanksi Beri Makan ODGJ
Eddy menjelaskan, orang-orang yang kedapatan tidak mengenakan masker namun membawa kartu identitas dalam razia di kawasan seperti Jalan Tunjungan hingga Taman Bungkul Surabaya, kartu identitasnya disita dan disimpan petugas selama 14 hari. ”Untuk yang tidak membawa KTP plus tidak pakai masker, kita kirim ke Liponsos. Kalau yang tidak pakai masker tapi bawa KTP, KTP-nya yang disita,” terang Eddy.
Menurut Eddy, orang-orang yang kedapatan tidak memakai masker saat berada di tempat umum kebanyakan mengaku lupa membawa masker. Dia berharap hukuman melakukan kerja sosial bisa menjadi pengalaman berharga bagi mereka dan meningkatkan kesadaran mereka menjalankan protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19.
”Sehingga mereka akan lebih bisa menjaga kesehatan dengan memakai masker dan mengampanyekan kepada keluarga dan tetangganya untuk selalu memakai masker demi kesehatan,” papar Eddy.
Dia menjelaskan, kebanyakan dari pelanggar protokol kesehatan yang dikirim ke Liponsos Keputih untuk melakukan kerja sosial umumnya terkesan bisa membantu melayani para penyandang masalah kesehatan jiwa di sana. ”Setelah kita tanya kesan-kesannya, mereka terharu ternyata masih ada warga yang seperti itu. Mereka berterima kasih bisa masuk ke situ, karena baru pertama kali masuk ke situ,” ujar Eddy.
Eddy menambahkan, mereka menyampaikan tidak akan mengulangi lagi dan kapok. Kalau masih melanggar lagi akan dihukum lagi seperti itu. ”Tujuan kita kan edukasi wisata sosial, karena wisata tidak harus ke pantai tapi juga ke tempat-tempat orang seperti ini akan lebih mengena ke hati mereka,” terang Eddy.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3fhyf0LHbok
https://www.youtube.com/watch?v=EMSqF0cDjHA
https://www.youtube.com/watch?v=IeCV5SuO6j8

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
