Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2020 | 01.48 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Kerahkan Alat Berat di Kali Lamong

BERJEJER: Sejumlah alat berat bersiaga untuk mengantisipasi luapan Kali Lamong sisi Sumberejo, Kecamatan Pakal, kemarin (2/1). (Allex Qomarullah/Jawa Pos) - Image

BERJEJER: Sejumlah alat berat bersiaga untuk mengantisipasi luapan Kali Lamong sisi Sumberejo, Kecamatan Pakal, kemarin (2/1). (Allex Qomarullah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Luapan Kali Lamong mengakibatkan permukiman warga di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang, Gresik, tergenang air pada Rabu (1/1). Mengantisipasi banjir tidak merembet ke Surabaya, pemkot menyiagakan belasan alat berat di tanggul kali tersebut.

Pada hari-hari sebelumnya, alat berat itu dioperasikan untuk meninggikan tanggul Kali Lamong sisi Pakal. Bahkan, hingga kemarin (2/1) ketinggian tanggul dari permukaan jalan sekitar 3 meter dengan ketebalan fondasi mencapai 5–6 meter.

Bentuk fondasi bervariasi. Ada yang dibeton di bagian bawah yang bersentuhan langsung dengan air kali, lalu baru dilapisi tanah setinggi 3 meter dari permukaan jalan. Kemudian, khusus di ujung utara, fondasinya hanya menggunakan tumpukan tanah yang dilapisi plengsengan yang dibuat berlapis-lapis. Ada juga lapisan yang dibuat dengan beronjong atau batu yang diikat kawat di beberapa titik rawan. Tujuannya, tidak gampang tergerus air atau erosi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Surabaya Eddy Christianto menyatakan, untuk sementara, kawasan Surabaya masih aman. Hingga kemarin, ketinggian permukaan air sungai sekitar 2–3 meter dari tanggul. Meski begitu, pihaknya tetap menyiagakan sejumlah petugas di lokasi untuk cepat melakukan antisipasi.

Eddy menuturkan, jika sewaktu-waktu curah hujan dan debit air tinggi, alat berat dan petugas akan disebar di beberapa titik untuk menjaga dan terus mempertebal tanggul. Dengan begitu, luapan Kali Lamong di sisi Surabaya, khususnya Pakal, seperti tahun lalu bisa diantisipasi.

Sementara itu, Lurah Sumberejo Iwan Akhmadi menegaskan bahwa petugas gerak cepat juga disiagakan di lokasi. Bahkan, beberapa perahu karet dan mesin genset sudah stand by di kantor kelurahan. Selain itu, disediakan baju pelampung. ’’Nanti kalau ada apa-apa, langsung cepat teratasi,’’ katanya.

Untuk sementara, dia menilai kondisi tanggul yang ditinggikan dua kali lipat dari sebelumnya itu masih aman. Dia berharap luapan air dan banjir tahun lalu tidak terulang. ’’Ini kami sudah berupaya untuk antisipasi dan semoga tidak meluap lagi lah ya,’’ tuturnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore