
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono saat menemui warga beberapa waktu lalu.
JawaPos.com–Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyatakan, kebutuhan kawasan perkampungan harus mendapat perhatian pemerintah kota.
”Surabaya di usia ke-730, kampung-kampung di Kota Surabaya, khususnya di permukiman padat penduduk harus dibenahi,” kata Adi Sutarwijono seperti dilansir dari Antara, Jumat (2/6).
Adi mengaku telah menjaring berbagai usul pembangunan saat bertemu warga. di antaranya pavingisasi jalan, perbaikan saluran air, lampu penerangan jalan, pembenahan balai RW, dan berbagai macam aspirasi warga.
Seperti di Perumnas Candi Lempung, Kelurahan Lontar, Sambikerep, Adi menyerap aspirasi warga, di antaranya pemanfaatan lahan fasilitas umum (fasum).
”Kami ingin dibangunkan lapangan futsal agar aktivitas olahraga, terutama anak-anak muda terwadahi. Sebelumnya, sudah ada plotting (pemetaan) pengerjaan, tapi terhenti karena pandemi Covid-19,” kata Purwo, tokoh masyarakat setempat.
Begitu pula di Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes. Adi mendapatkan curahan hati (curhat) soal rumah tidak layak huni yang terkendala surat tanah dan belum bisa diintervensi program APBD Surabaya.
”Harapannya, rumah tidak layak huni bisa direhabilitasi,” ujar Malik, Ketua RW 6 Gadel, Karangpoh.
Di Kampung Kendalsari, Kelurahan Penjaringansari, Rungkut, Adi menerima curhat warga RT 02/ RW 3 tentang CCTV untuk keamanan kampung dan sungai yang airnya mandek sehingga menimbulkan bau menyengat.
”Saya minta dibersihkan dari eceng gondok,” kata Ibu Samin, warga lanjut usia.
Sedangkan di Menur Pumpungan, muncul curhat dari bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) yang jam pelayanan di Balai RW berbarengan dengan jam edukasi anak-anak balita di sekolah PAUD. Di kampung itu, sekolah PAUD jadi satu dengan Balai RW.
Menurut dia, DPRD dan Pemkot Surabaya terus memberikan ruang bagi pembangunan kampung-kampung melalui APBD Kota Surabaya agar kampung-kampung terus dibenahi dan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang nyaman bagi warga.
”Kampung-kampung adalah penyangga utama kemajuan peradaban Surabaya. Gerak pembangunan terus diupayakan membenahi kampung. Intens dari waktu ke waktu. Surabaya tumbuh humanis, nyaman, dan pemerintahan berusaha hadir di tengah-tengah persoalan masyarakat,” kata Adi.
Ketua DPRD Adi Sutarwijono terus mendorong agar arah pembangunan bermuara pada kemajuan kampung. Banyak program pembangunan lahir dari kampung, seperti renovasi Balai RW, pavingisasi jalan, dan perbaikan saluran di kampung. Tenaga kerja diambil dari masyarakat setempat.
Adi berkunjung membaur ke kampung-kampung untuk melihat gerak pembangunan, termasuk salah satunya pembenahan Balai RW Kelurahan Dukuh Sutorejo yang tengah dikerjakan.
”Anggaran diputar untuk pengerjaan proyek, memperbaiki balai RW dan memberdayakan tenaga kerja masyarakat setempat. Sekaligus memberi penghasilan, memperkuat daya beli warga,” kata Adi saat jaring aspirasi masyarakat di kampung Sutorejo beberapa waktu lalu.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
