Konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya tentang pengungkapan kasus curanmor selama Oktober-November 2025 di Surabaya. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Dalam dua bulan terakhir, Oktober hingga November 2025, Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap 43 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengamankan 42 pelaku.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan ungkap kasus ini menjadi bukti komitmen jajarannya dalam memberantas aksi curanmor, yang membuat resah masyarakat.
"Kita tahu bahwa curanmor sering terjadi di wilayah Surabaya. Selain melakukan langkah-langkah pencegahan, kami komitmen untuk melakukan pengungkapan kasus-kasus yang terjadi," tuturnya, Selasa (2/12).
Dari total 42 tersangka, lanjut Kombes Pol Luthfie, 8 orang di antaranya merupakan residivis dengan kasus kejahatan serupa. Sementara kendaraan yang berhasil disita sebanyak 17 unit.
"Untuk beberapa kendaraan lain masih terus dilakukan pencarian, karena itu sudah dilempar ke penadah. Tim terus bergerak, mohon doanya semoga bisa segera didapatkan dan dikembalikan ke pemiliknya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Luthfie mengapresiasi berbagai pihak yang telah memasang CCTV. Sebab, tanpa disadari rekaman kamera pengawas sangat membantu polisi untuk mengungkap kejahatan, termasuk curanmor.
"Rekan-rekan sekalian, beberapa hal yang perlu saya sampaikan, terkait dengan rilis pada kesempatan malam hari ini adalah bahwa dari sekian banyak kasus, pengungkapan terbantu karena adanya CCTV," beber Luthfie.
Karenanya, ia mengimbau warga Surabaya yang belum memiliki CCTV untuk segera memasangnya, sebab selain meningkatkan keamanan lingkungan, keberadaannya juga membantu polisi dalam mengungkap kasus.
“Pengungkapan kasus terbantu karena adanya CCTV. Kami imbau warga yang lingkungannya belum terpasang CCTV agar segera memasang, setidaknya dapat membantu proses pengungkapan,” ujarnya.
Polrestabes Surabaya tak mengungkap identitas 42 pelaku curanmor, namun yang jelas, para pelaku menjalankan aksinya di berbagai tempat, mulai dari pemukiman, pertokoan/kantor, kost, hotel, hingga masjid.
"Kami mengamankan barang bukti 17 unit motor, 16 STNK dan BPKB, 4 anak kunci, 10 kunci T/Y/L, 3 kunci kotak, 2 kunci magnet, 3 unit HP, 1 kunci pas dan 1 kunci Inggris," pungkas Kombes Pol Luthfie.
Atas perbuatannya, para tersangka kini hanya tertunduk malu dengan seragam tahanan di badannya. Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara. (*)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
