
Kegiatan Bimtek yang diikuti oleh 700 penjamah pangan di Lynn Hotel, Kabupaten Tuban, Jatim. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) terus berupaya untuk memperkuat kompetensi tenaga pelaksana gizi di daerah-daerah Indonesia, demi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) untuk penjamah pangan secara serentak di 12 kabupaten dan kota, termasuk di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Direktur Penyedia dan Penyaluran Wilayah II BGN, Nurjaeni mengatakan Bimtek Penjamah Makanan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut pada 11 - 12 Oktober 2025 dan diikuti oleh 700 peserta.
"Kegiatan ini jadi langkah strategis BGN dalam memperkuat kompetensi, sekaligus memastikan seluruh proses penjamahan dan penyediaan pangan berjalan aman, higienis, dan sesuai standar nasional," tutur Nurjaeni, Rabu (15/10).
Secara nasional, kegiatan bimbingan teknis ini diikuti 10.000 peserta yang terdiri atas kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi, akuntan, serta relawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Mereka menjadi ujung tombak pelaksanaan program MBG, mulai dari pengelolaan dapur pelayanan hingga penyaluran paket makanan bergizi kepada siswa-siswi penerima manfaat di sekolah.
“Keamanan pangan dimulai dari tangan-tangan penjamah yang kompeten. BGN memastikan seluruh unsur pelaksana SPPG memahami prinsip higienitas, sanitasi, serta pengendalian risiko pangan di setiap tahapan,” imbuhnya.
Dalam kegiatan Bimtek, BGN memberikan materi seputar kegiatan di dapur SPPG. Mulai dari prinsip dasar keamanan pangan dan higienitas, hingga penanganan bahan pangan, penyimpanan, dan distribusi aman.
"Melalui kombinasi teori dan praktik, peserta dilatih untuk mengidentifikasi risiko, melakukan tindakan pencegahan, serta menerapkan prosedur standar keamanan pangan di unit kerja masing-masing," terang Nurjaeni.
Ia berharap kegiatan Bimtek ini mampu menciptakan budaya kerja higienis dan aman, serta menurunkan risiko Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan di masyarakat, yang belakangan menjadi sorotan.
“Dengan tersertifikasinya 10.000 penjamah pangan dari unsur SPPG di 12 kabupaten/kota, kita memperkuat sistem pelayanan gizi yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan terpercaya bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
