
KPPG Surabaya mengakui ada kesalahan SOP di dapur SPPG Tembok Dukuh usai kasus keracunan massal MBG, Rabu (13/5). (Ashifatun Nurin Nadiyah/ Magang JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus keracunan massal usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan SPPG Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya pada Senin (11/5) kemarin, menjadi perhatian.
Sedikitnya 210 orang yang terdiri dari siswa tingkat TK-SMP, guru, dan wali murid dilaporkan menjadi korban keracunan program MBG. Rata-rata dari mereka mengalami gejala seperti pusing, mual, hingga diare.
Di tengah proses penanganan kasus tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Surabaya, Kusmayanti, mengakui adanya kesalahan penerapan SOP dalam mengolah paket MBG di SPPG tersebut.
Hal ini disampaikan dalam hearing di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya pada Rabu (13/5). Agenda ini turut dihadiri Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, SPPG, sekolah, Pemda, dan pihak-pihak terkait.
“Penerapan pada SOP yang ditentukan BGN itu sudah baik, namun di SPPG terjadi kesalahan penerapan. Di antaranya pengawas gizi tidak ada di tempat saat bahan baku datang,” tutur Kusmayanti.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
