Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2026 | 14.07 WIB

DPRD Surabaya Panggil SPPG Tembok Dukuh usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla kepada awak media, Senin (11/5). (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Kepala SPPG Tembok Dukuh, Chafi Alida Najla kepada awak media, Senin (11/5). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya akan menggelar hearing dan memanggil pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, besok, Rabu (13/5).

Pemanggilan ini berkaitan dengan insiden ratusan siswa dan sejumlah guru, mengalami keracunan setelah menyantap menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (11/5) kemarin.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri mengatakan Komisi D yang membidangi pendidikan dan kesehatan, akan menggelar hearing bersama pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Teman-teman di Komisi D akan melakukan hearing dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kasus seperti ini jangan sampai terulang kembali di Kota Surabaya,” tuturnya kepada awak media, Selasa (12/5).

Selain pengelola SPPG Tembok Dukuh, Komisi D DPRD Kota Surabaya akan memanggil dinas terkait (Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan), pihak sekolah penerima MBG, untuk membahas standar keamanan pangan.

“Kalau ini (kasus keracunan) berulang, orang tua siswa dan anak-anak akan takut mengonsumsi Makan Bergizi Gratis. Padahal program ini tujuannya baik untuk pemenuhan gizi anak-anak,” imbuh politisi yang akrab disapa Ipuk.

Ia berharap program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan, namun pengawasan serta standar kebersihan makanan harus dievaluasi secara menyeluruh agar insiden keracunan serupa tak kembali terjadi.

“Kalau melihat situasi sekarang, MBG tetap jalan. Tapi paling tidak harus ada standarisasi dalam melakukan kontrol agar supaya tidak terjadi kembali,” ujar politikus senior PDI Perjuangan tersebut.

Selain memastikan makanan layak konsumsi, standar higienitas, kualitas bahan, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah harus diawasi ketat agar keamanan pangan bagi siswa tetap terjamin.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore