Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 16.29 WIB

Warga Keluhkan Balai RT Rusak, Anak Putus Sekolah, Hingga  Pelayanan Puskesmas Tidak Maksimal

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Septian Nur Hadi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Sejumlah persoalan mengemukakan dalam reses anggota DPRD Surabaya. Mulai dari persoalan pembangunan infrastruktur, sosial,    pendidikan, hingga kesehatan.

Misalnya aduan masyarakat yang masuk ke Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. Pada reses hari pertama, Senin (8/9), Aning mengaku telah mendapatkan beberapa aduan dari warga.

Salah satunya keluhan dari warga RT 11 RW 2, Kelurahan Bulak. Mereka mengeluh terkait kondisi balai RT 11 dalam kondisi tidak layak. 

"Bangunan sudah rusak. Bocor kalau hujan dan kebanjiran. Kemudian beberapa atap banyak yang bolong. Sangat mengkhawatirkan," kata Aning. 

Padahal selain digunakan untuk pengurusan administrasi kependudukan, Balai RT juga digunakan untuk PAUD dan pelayanan posyandu. Melihat kondisi yang terjadi, Aning menegaskan balai RT harus segera diperbaiki. Khawatir, kerusakan makin parah dan ambruk.

Selain balai RT di Bulak, Aning juga mendapatkan aspirasi warga di Kelurahan Mulyorejo. Mereka mengaku kalau pelayanan Puskesmas jauh dari harapan. Puskesmas kerap tutup lebih cepat, dan warga tidak dilayani dengan baik dari para tenaga medis (nakes).

"Warga mengaku kalau berobat, mereka jarang diperiksa dengan detail. Perawat hanya nanya-nanya saja," ujar politikus PKS itu. 

Begitu pun yang dialami anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati. Beberapa aspirasi masyarakat didapat. Ajeng mendapatkan laporan kalau ada anak di Rusunawa Sumbo, Simokerto, mengalami putus sekolah. 

Memastikan kebenarannya, Ketua Fraksi Gerinda tersebut akan segera mengecek ke lokasi. Yakni bertemu langsung bersama orang tua  atau keluarga dari anak yang bersangkutan. 

"Lalu juga ada laporan terkait pembangunan saluran air yang tidak maksimal. Semua laporan itu kami tampung, dan segera kami tindak lanjuti," ungkap Ajeng Ajeng. 

Tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat. Reses, Ajeng manfaatkan untuk memberikan sejumlah edukasi kepada masyarakat.

Misalnya mengajari warga cara mendaftar SPMB. Sehingga, tidak ada lagi warga yang masing bingung mendaftarkan anaknya ke sekolah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore