
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan. (Istimewa)
JawaPos.com–Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Eri Irawan memastikan pembangunan rumah pompa di kawasan Nginden menjadi solusi pengendalian banjir bagi lima kelurahan di Surabaya Timur. DPRD Surabaya menyebut pembangunan itu senilai Rp 65 miliar.
”Kesepakatannya jelas, pekerjaan boleh berjalan, tetapi setelah itu semua harus dikembalikan rapi seperti semula. Kalau sebelumnya paving, ya dikembalikan paving. Termasuk area parkir motor gereja yang terdampak, Pemkot akan membangunkan kembali di sisi utara,” ujar Eri usai rapat dengar pendapat di kantor DPRD Surabaya.
Kepastian pembangunan tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat Komisi C DPRD Surabaya bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan perwakilan Gereja Bethany membahas trase pembangunan rumah pompa di sekitar Gereja Bethany, Nginden Intan Timur.
”Ini bukan proyek untuk kepentingan gereja, tapi murni untuk pengendalian banjir. Rumah pompa ini dibangun untuk kepentingan warga,” kata Eri seperti dilansir dari Antara.
Dia mengatakan, trase yang disepakati akan melintasi sebagian lahan yang selama ini digunakan untuk aktivitas Gereja Bethany. Namun, status lahan tersebut merupakan aset Pemkot Surabaya dengan skema izin pemakaian tanah sehingga tidak ada alih kepemilikan.
”Berdasar kajian teknis terbaru, jalur ini paling efisien dan aman untuk mendukung sistem drainase kawasan,” ucap Eri.
Pembangunan rumah pompa ditargetkan mulai April 2026, mencakup satu unit rumah pompa yang akan menerima aliran air dari saluran Kalijagir. Dengan sistem tersebut, genangan air di kawasan permukiman diharapkan lebih cepat terurai saat hujan deras.
”Wilayah yang merasakan dampak langsung antara lain Nginden Jangkungan, Semolowaru, Medokan Semampir, serta sebagian Menur Pumpungan dan Klampis Ngasem,” tutur Eri.
Komisi C DPRD Surabaya berharap proyek ini berjalan tepat waktu dan sesuai perencanaan. Mengingat banjir masih menjadi keluhan rutin warga setiap musim hujan, rumah pompa ini diharapkan memberi dampak nyata bagi kawasan timur Surabaya.
”Kalau dirunut, dampaknya cukup luas. Fokusnya lima kelurahan di Sukolilo, tapi wilayah sekitar juga ikut terbantu,” ujar Eri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022