Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Juni 2025 | 06.55 WIB

Tahun Baru Islam 1447 H, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hijrah Menjadi Pribadi Lebih Baik

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat hijrah menjadi pribadi yang lebih baik menyambut Tahun Baru 1447 H di Masjid Al-Akbar Surabaya. (Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat hijrah menjadi pribadi yang lebih baik menyambut Tahun Baru 1447 H di Masjid Al-Akbar Surabaya. (Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah dengan semangat hijrah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Dzikir, Sholawat, dan Doa Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Kamis (26/6) malam.

Menurut Khofifah, pergantian tahun Hijriyah merupakan momentum yang tepat untuk melakukan introspeksi dan memperkuat keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan pentingnya merenungi makna hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, yang menjadi dasar penanggalan kalender Islam.

Hijrah bukan sekadar berpindah tempat. Ini tentang keberanian meninggalkan hal-hal buruk menuju kebaikan, serta perjuangan untuk meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.

Khofifah menegaskan bahwa semangat hijrah harus tercermin tidak hanya dalam aspek spiritual pribadi, tapi juga dalam kehidupan sosial dan kebangsaan. Ia mengajak masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antarumat manusia.

“Tahun baru ini mari kita jadikan sebagai refleksi untuk memperbaiki diri. Nabi Muhammad SAW bersabda, siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, dia orang yang beruntung. Maka mari kita sambut tahun ini dengan semangat optimis untuk menjadi insan yang lebih baik lagi,” tutur Khofifah.

Acara yang dihadiri ribuan jamaah ini juga diisi dengan tausiyah dari Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A. Dalam pesannya, KH. Reza mengingatkan bahwa semua hal di dunia bersifat sementara. Baik suka maupun duka akan berlalu, dan manusia dituntut untuk mampu mengelola diri dalam setiap keadaan.

“Yang bahagia jangan berlebihan, yang sedih jangan berputus asa. Semua akan berlalu karena dunia ini fana,” ucapnya.

Pembacaan dzikir dan doa akhir serta awal tahun dipimpin oleh Imam Besar Masjid Al-Akbar KH. Abdul Hamid Abdullah, S.H., M.Si, bersama Gus Hafidz dari Majelis Sholawat Subbanul Muslimin.

Sejumlah tokoh hadir dalam momen spiritual tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Jatim, Ketua DPRD Jatim, Sekdaprov, Kepala BIN Daerah Jatim, Kepala Perwakilan BI Jatim, serta pejabat tinggi di lingkungan Pemprov Jatim.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore