Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Juni 2025 | 22.53 WIB

Warga Surabaya Suka Liburan ke Vietnam, Tiongkok, Hongkong, dan Thailand

Antrian penumpang check in di Bandara Internasional Juanda. (Riana Setiawan/Jawa Pos). - Image

Antrian penumpang check in di Bandara Internasional Juanda. (Riana Setiawan/Jawa Pos).

JawaPos.com - Liburan ke luar negeri pada pertengahan tahun ini masih menunjukkan tren yang landai. Namun, beberapa negara di kawasan Asia tetap menjadi jujukan favorit warga, terutama untuk keberangkatan pada Juni dan Juli. Mengingat harganya masih terjangkau dan tanpa visa.

Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Jawa Timur Sandy Ray Widrata menyebut negara-negara seperti Vietnam, Tiongkok, Hongkong, dan Thailand cukup banyak dipesan untuk musim panas ini. "Paket wisata ke negara Asia itu masih ramai, khususnya untuk Juni dan Juli," ucapnya Senin (16/6).

Dia menjelaskan, musim panas membuat banyak warga Indonesia mencari destinasi dengan iklim yang lebih sejuk. Sejumlah turis memilih Australia atau Selandia Baru. Namun, peminat ke sana tidak terlalu signifikan karena pengurusan visa cukup ketat dan biaya perjalanan tergolong tinggi.

Sedangkan, peminat paket wisata ke Eropa juga ada tapi seramai saat musim dingin. Dia menambahkan, meski minat perjalanan ke luar negeri tetap ada, secara keseluruhan jumlah wisatawan yang berangkat pada musim panas kali ini stagnan dibandingkan tahun lalu. “Kalau pun ada penurunan, kecil sekali. Tidak sampai lima persen,” kata Sandy, yang juga owner InfoTour Travel.

Dari sisi harga, belum terlihat pergerakan yang berarti. Tidak ada lonjakan maupun penurunan signifikan. Sandy menyebut kondisi mata uang juga memengaruhi keputusan liburan warga.

Sementara itu, permohonan paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Perak juga tidak menunjukkan lonjakan berarti. Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kanim Tanjung Perak Gatot Zulfikar Sidik menyebut permohonan harian masih dalam batas normal. “Setiap hari kuota 100 orang, yang datang sekitar 70 sampai 80,” jelas Gatot.

Sebagian besar pemohon adalah warga yang ingin memperpanjang paspor yang sudah kedaluwarsa. Tujuan mereka beragam, mulai liburan, umrah, hingga persiapan berobat dan bekerja ke luar negeri. Banyak juga yang membuat paspor untuk persiapan jangka panjang. Artinya, tidak selalu dipakai tahun ini.(omy)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore