
Ilustrasi buaya (Dok. Pexels)
JawaPos.com – Warga sekitar Waduk Manukan Tirto IV, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya muara sepanjang sekitar 50 sentimeter pada Minggu pagi (15/6). Hewan buas itu terlihat sempat berenang di antara enceng gondok dan tanaman liar lainnya yang menutupi sebagian besar permukaan waduk seluas 3.500 meter persegi.
Informasi pertama diterima Command Center (CCroom) pukul 07.49 WIB. Petugas BPBD Kota Surabaya yang siaga di Posko Terpadu Barat langsung meluncur ke lokasi dan tiba dua menit kemudian. Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, buaya tersebut awalnya dilihat oleh beberapa pemancing dan warga yang tengah berada di sekitar waduk.
”Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyisiran. Buaya sempat terlihat, tapi kembali bersembunyi di antara tanaman air. Rimbunnya vegetasi di permukaan air membuat penangkapan cukup sulit,” terang Irvan.
Dia menyebut, sekitar 40 persen permukaan waduk tertutup enceng gondok, kangkung, dan alang-alang. Sebagai langkah mitigasi awal, BPBD memasang papan peringatan bertuliskan “Awas Ada Buaya” di sekitar lokasi. Petugas juga memberikan imbauan langsung kepada warga agar lebih waspada, tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir waduk, serta melarang anak-anak bermain di sekitar area tersebut.
Irvan menambahkan, pihaknya juga menggandeng ketua RT setempat Bakhtiar Habibi dan tokoh masyarakat untuk ikut melakukan pemantauan secara berkala. ”Kami sudah melakukan sosialisasi dan meminta warga segera menghubungi 112 jika buaya terlihat lagi,” tegasnya.
Salah satu warga, Hasan, 55, mengaku melihat langsung buaya tersebut pada pagi hari saat sedang mengecek joran. “Nggak besar, tapi tetap mengagetkan. Saya langsung lapor ke Pak RT,” ucapnya. Kejadian ini pun menjadi perbincangan hangat warga Manukan Kulon sepanjang hari.
Meski panjang buaya tergolong kecil, Irvan mengingatkan bahwa buaya muara termasuk predator berbahaya. "Tetap harus diwaspadai karena insting liarnya bisa muncul dalam kondisi terdesak," tuturnya. Hingga berita ini diturunkan, proses pemantauan oleh BPBD masih berlanjut.(omy)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
